alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Petunjuk Teknis PPDB Online Kudus: SD Gunakan WA, SMP via Web

16 Juni 2021, 15: 40: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

Petunjuk Teknis PPDB Online Kudus: SD Gunakan WA, SMP via Web

KUDUS – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP tahun ini dibuka mulai Senin (21/6) hingga Sabtu (26/6). Kendati berbarengan, untuk teknis pendaftarannya berbeda. Tingkat SMP menggunkan link (web) , sedangkan SD lewat WhatsApp (WA).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widodo mengatakan, untuk mengurangi siswa dan orangtua datang, maka sekolah menyiapkan WA khusus untuk pendaftaran.

“Dibagikan ke wali murid atau lewat akun medsos masing-masing. Cukup praktis sebenarnya. Calon murid hanya mengirimkan data, seperti KK, KTP orang tua dan akte anak. Difoto langsung kirim kepanitia PPDB. Jadi tak perlu datang ke sekolah,” jelasnya.

Baca juga: Khawatir Kerumunan, Mal di Kudus Pilih Tutup, Swalayan Tetap Buka

SAMBUT PPDB: Sejumlah pengajar saat ini piket untuk menerima pendaftaran siswa baru yang akan masuk ke sekolahnya menyambut tahun ajaran baru.

SAMBUT PPDB: Sejumlah pengajar saat ini piket untuk menerima pendaftaran siswa baru yang akan masuk ke sekolahnya menyambut tahun ajaran baru. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Harjuna mengatakan, selain informasi disebar lewat WA, guru-guru juga jemput bola ke sekitar sekolah.

Dia mengatakan, ada beberapa SD negeri yang dijadikan tempat isolasi terpusat, jadi dengan sistem ini lebih efektif.

“Kami sudah sosialisasikan PPDB SD dan SMP secara daring dengan sekolah-sekolah. Detail sudah dijelaskan tata cara dan juknisnya sudah diedarkan,” terangnya.

Untuk PPDB SMP, siswa sudah disiapkan link pendaftaran. Tahun ini ada empat SMP swasta yng mengikuti PPBD secara online, seperti SMP Muhammadiyah 1 Kudus, SMP Muhammadiyah 2, SMP PGRI Jati Kudus, dan SMPIT Assyaidiyah.

Harjuna mengatakan, ada empat jalur pendaftaran yakni jalur zonasi berdasarkan jarak tempuh dari rumah menuju sekolah menggunakan google map. Kemudian, jalur afirmasi diperuntukkan pemegang kartu PIP dan masuk Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS), dan anak dari tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. “Ada juga jalur prestasi dan perpindahan orangtua,” katanya.

Harjuna menegaskan, PPDB tahun ini tidak ada surat keterangan domisi (SKD), kecuali jalur perpindahan orangtua. Sedangkan untuk jalur prestasi yang semula hanya untuk luar zonasi, sekarang dalam zonasi bisa menggunakan prestasi.

“Ya tidak semua SMP negeri PPDB online. Tetap ada yang offline seperti SMP 3 Dawe, SMP 3 Satap Gebog, dan SMP 3 Satap Undaan,” imbuhnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya