alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Langgar Surat Edaran Bupati, Kafe Dimensi Disegel

15 Juni 2021, 13: 46: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

TEGAS: Petugas Satpol PP Kabupaten Rembang bersama Polres Rembang melakukan menyegel kafe karaoke yang dianggap menantang SE Bupati kemarin.

TEGAS: Petugas Satpol PP Kabupaten Rembang bersama Polres Rembang melakukan menyegel kafe karaoke yang dianggap menantang SE Bupati kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, – Kafe karaoke Dimensi di Jalan Slamet Riyadi disegel petugas gabungan kemarin. Langkah tegas ini, karena pemilik usaha melanggar Surat Edaran Bupati Rembang tentang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemasangan segel oleh tim gabungan dari Satpol PP Rembang dan Polres Rembang digelar pukul 13.00 WIB. Ini setelah malam hari sebelumnya mereka kedapatan nekat beroperasi hingga tengah malam. Selain itu ditemukan minuman keras berbagai merek. Tindakan tegas tim gabungan tidak ada perlawanan sama sekali. Di lokasi hanya ada beberapa penjaga kebersihan. Lalu dua orang perempuan yang diduga sebagai salah satu pemandu lagu.

Segel penutupan dipasang dilakukan di dalam areal dan maupun luar pagar. Disitu tertulis Pemkab Rembang melalui Satpol PP Rembang, menyebutkan tempat karaoke ini ditutup mulai tanggal 13 Juli sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Kudus Teken MoU dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Pati

Mereka dianggap melanggar surat edaran bupati nomor 440/11247/2021 tanggal 7 Juni 2021 tentang perubahan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

Di pojok kiri bawah ditekankan barang siapa merusak segel ini dapat dikenakan sanksi pidana pasal 406 Jo pasal 526 KUHP. Lalu pojok kanan Satuan Polisi Pamong Praja Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Kepala Satpol PPRembang, Waluyo menyebutkan penutupan kafe dimensi merupakan instruksi langsung dari bupati. “Langkah pemerintah tegas. Tidak ada toleransi lagi. Jelas pengelola melecehkan aturan pemerintah. Sekaligus melanggar prokes,” tegasnya.

Waluyo menurutnya melanggar prokes, SE Bupati dan tidak mengindahkan kondisi saat ini di Rembang yang rawan alias masuk zona merah. ”Kami atas perintah pak bupati. Melaksanakan tugas penutupan sementara kafe karaoke Dimensi karena tidak memenuhi syarat. Serta melanggar aturan SE yang ada,” imbuhnya.

Tidak hanya Dimensi. Pemkab tidak bakal tebang pilih. Jika ada yang melanggar hal sama akan diambil. Satpol PP tidak main-main. Langkah tegas ini diambil demi masyarakat Kabupaten Rembang.

”Mereka mengelabui di depan tutup. Ada rongga sedikit kita intip. Lalu pasukan masuk ke dalam, ternyata ada orang-orang baru menyanyi. Juga ditemukan mirasnya, sudah kita sita,” imbuhnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz membenarkan ada satu kafe yang ditutup. Ia geram, karena jelas-jelas melanggar SE Bupati. Juga melakukan tindakan untuk menantang pemerintah.

”Didepan ditutup. Tapi di dalamnya dibuka. Berarti menantang kita. Kita tidak boleh lengah. Tetap kita kejar. Supaya bisa dimengerti kafe-kafe yang lain,” tandasnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya