alexametrics
Senin, 02 Aug 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Tingkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Media Mind Map

15 Juni 2021, 11: 09: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

Bambini Eko Kapti, S.Pd.SD.; Guru SD Negeri Rukem, Sulang, Rembang

Bambini Eko Kapti, S.Pd.SD.; Guru SD Negeri Rukem, Sulang, Rembang (DOK PRIBADI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

SALAH satu cara guru dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam kelas bisa dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik pada setiap materi yang akan disajikan.

Media pembelajaran mempunyai peran yang sangat penting untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar, khususnya di kelas rendah, karena siswa di kelas rendah belum mampu berfikir abstrak, sehingga materi yang diajarkan oleh guru perlu divisualisasikan dalam bentuk yang lebih kongkrit/nyata

Media pembelajaran sangat membantu perkembangan psikologi anak dalam hal belajar. Selain itu penggunaan media pembelajaran dapat pula memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik.

Baca juga: Istri Jungkir Balik, Suami Tak Tahu Diri

Mind map adalah cara mudah untuk brainstorming pikiran kita tanpa harus khawatir tentang urutan dan strukturnya. Mind map membuat lebih mudah dalam menyusun ide-ide yang kita milik secara visual untuk membantu analisis dan mengingat kembali. Selain itu mind map juga bisa diartikan sebagai diagram yang menyajikan tugas, kata-kata, konsep atau item yang terkait dan diatur sekitar konsep atau subjek pembahasan utama. Dengan mind map kita bisa mengubah catatan materi yang penuh warna dan visual yang disesuaikan dengan selera kita sehingga membuat daya tarik bagi siswa di kelas.

Awal mula pemakaian dipopulerkan oleh Tony Buzan seorang professor dari Inggris dan konsultan pendidikan pada tahun 1970-an. Pengamatannya dalam bidang tehnologi computer pada tahun 1971 menjadi pertanyaan untuk dirinya “Mengapa komputer perlu manual pemakaian ribuan lembar untuk dapat beroperasi? Tetapi “Mengapa manusia sebagai makhluk berpikir bisa  jauh lebih hebat. Tanpa manual manusia dapat melakukan rekayasa dan tindakan yang dahsyat?”

Karena perbedaan kemampuan komputer dengan manusia inilah kemudian Buzan mengeksplorasi daya pikir manusia dengan merekayasa model pengembangan potensi manusia.

            Manfaat dari peta mind map antara lain untuk meningkatkan daya ingat, sebagai kreatifitas. Untuk meningkatkan produktivitas. Bisa membebaskan diri dari seluruh jeratan aturan ketika mengawali pembelajaran, meringkas isi buku, membuat rencana untuk merangsang otak kiri dan kanan, dan punya efek menyenangkan. Dapat pula meningkatkan kreativitas dengan membantu otak mempertimbangkan ide dari berbagai sudut pandang.

            Mind map di kelas rendah bisa diterapkan ke dalam semua muatan pembelajaran untuk masing-masing tema. Misal pada muatan pelajaran PPKn dapat digunakan untuk menjelaskan materi Pancasila. Muatan pelajaran bahasa Indonesia pada materi kegiatan pada pagi hari, siang hari, sore hari ataupun malam hari. Untuk membuat silsilah keluarga, penggolongan benda hidup dengan benda tak hidup. Pada muatan pelajaran matematika misalnya untuk menjodohkan lambing bilangan dengan nama bilangan. Tentunya masih banyak lagi yang bisa digunakan sebagai media pebelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi siswa

            Inilah sebabnya media peta pikiran juga merupakan tehnik yang efektif untuk memahami peta konsep dan proses yang komplek. Peta pikiran ini juga dapat dibuat menggunakan media offline atau online. Media offline dapat menggunakan  media spidol, pensil warna, bolpoint warna, untuk membuat hasil peta pikiran dapat dibaca dengan mudah dengan membedakan warna. Media online dapat menggunakan aplikasi gratis atau uji coba gratis. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP