alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Rumah Tangga Rusak demi Judi

13 Juni 2021, 21: 47: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

Rumah Tangga Rusak demi Judi

KETERLALUAN memang perbuatan Roni (nama samaran). Setiap malam kelayapan. Rumah hanya dijadikan tempat singgah. Bukan tempat pulang. Padahal, ada istri dan seorang anaknya masih berusia lima bulan.

Setiap harinya ia kerja serabutan. Palu gada. Apa lu mau, gua ada. Penghasilannya pas-pasan. Namun ia ingin kaya secara instan. Judi jadi pekerjaan rutinan.

Harapannya, ia bisa kaya mendadak dari rutinitasnya main judi. Setiap malam, dari pukul 20.00 hingga menjelang subuh, ia baru pulang ke rumah.

Baca juga: Jadi Cara Unik Ekspresikan Diri

Gaji harian yang tak sampai Rp 50 ribu ia berikan istri sebagian, sisanya ia simpan. Tentu untuk modal judi. Roni tergolong beruntung, dengan modal sedikit, ia selalu menang judi. Tentu dengan hadiah sedikit pula. Modalnya saja sedikit. Tentu belum bisa untuk menghidupi diri dan istri agar lebih layak. Hadiah-hadiah judi itu ia simpan. ”Untuk investasi,” ungkapnya.

Suatu waktu terbesit pikiran kotornya. Uang yang katanya untuk investasi itu ia jadikan modal judi. Selain itu, beberapa perabotan dan perhiasan istri ia jual. Ia ingin menguji peruntungannya. Dengan modal besar, ia berharap ada keuntungan besar yang ia dapat. Lagi-lagi jalan pikirannya instan.

Namun, hari itu istrinya sudah muak dengan jalan pikiran Roni. Sudah lama dirinya ingin pisah. Sudah tak dianggap keberadaannya, anak pun tak diurus. ”Ngurusi judinya saja. Hanya ingin buat, tak mau ngrumatnya,” jawab istri Roni.

Malam itu bermodal sekian juta, ia berangkat ke medan laga. Namun malam itu sepertinya keberuntungannya habis. Tak satupun permainannya menang. Bahkan ia sampai berhutang.

Mengetahui itu, istrinya meninggalkannya. Rumahnya disita. Ia hanya bisa menyesali perbuatannya. Tak selalu yang instan baik diamalkan. (rom)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya