alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Bupati-Wabup Blora Tuntaskan 99 Hari Program Prioritas

11 Juni 2021, 11: 08: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

Arief Rohman (kanan) - Tri Yulisetyowati (kiri)

Arief Rohman (kanan) - Tri Yulisetyowati (kiri) (DOK. RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA Selama 99 hari program prioritas Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati berhasil direalisasikan 100 persen. Saat ini tinggal meneruskan visi-misi ”Sesarengan Mbangun Blora”.

Mulai dari Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora, Bupati Ngantor di RS, serta Ngopeni Kadang Kekurangan melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Kemudian launching Satu Data Blora, Blora Mengaji, dan Kartu Blora Mengaji yang telah di-launching Sekjen Kemenag RI.

Berikutnya, Musrenbang Keren (lansia, kelompok rentan, difabel, pemuda, perempuan, dan anak), pembentukan satgas pupuk, membuat grand design peternakan terpadu dari hulu sampai hilir. Selanjutnya, ngopi bareng dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat dan koordinasi lintas sektoral.

Baca juga: Jepara Bakal Gelar PTM meski Guru Belum Divaksin

”Capaian kinerja program 99 hari yang kami canangkan dan kami sampaikan pada rapat paripurna pada 26 Februari, alhamdulillah terealisasi,” ucapnya dalam rapat paripurna mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Blora Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat DPRD kemarin.

Bupati menegaskan, terkait pelayanan publik, salah satunya dengan menghadirkan pelayanan yang lebih mudah bagi masyarakat Blora. Yaitu dengan membentuk MPP. ”Kami akan selalu berusaha mewujudkan harapan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik dengan dibentuknya MPP melalui tagline-nya ”Sak Jongok’an, Beres. Diharapkan segala keperluan masyarakat dapat diselesaikan sekali duduk,” ucapnya.

Terkait pertanian,  dengan  kondisi ketersediaan pupuk yang tidak mencukupi kebutuhan petani, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga akan melakukan pembinaan pada distributor maupun pengecer. Ini untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk pada petani. ”Melalui penyuluh pertanian di lapangan, juga turut mendorong penggunaan pupuk organik, dengan memberikan penyuluhan pembuatan pupuk organik pada kelompok tani,” tambahnya.

Untuk peningkatan hasil peternakan, Pemkab Blora akan bertindak sebagai penghubung antara peternak dengan PD. Dharmajaya. Yaitu dengan melibatkan perbankan.

Sementara di bidang infrastruktur, perbaikan dan peningkatan jalan sebagai prioritas. Anggaran infrastruktur jalan pada APBD Perubahan 2021 ditingkatkan secara maksimal. Sesuai kemampuan keuangan daerah melalui peningkatan pendapatan dan efisiensi belanja di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk belanja tidak langsung dan belanja pegawai OPD.

Sementara dengan kekosongan perangkat desa, ditargetkan agar pada tahun ini dapat selesai. Juga meminimalisasi permasalahan yang muncul. Pilkades Desa Biting, Kecamatan Sambong, pun akan dijadwalkan pada tahun ini.

”Berdasarkan rapat koordinasi antara bupati Blora, tim pembina teknis penjaringan dan penyaringan perangkat desa, serta camat se-Blora pada 13 April, pengisian perangkat desa ditargetkan selesai tahun ini,” imbuhnya. 

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP