alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pelaksanaan PTM di Kudus Nunggu Koreksi Gubernur

11 Juni 2021, 10: 50: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

PAKAI MASKER: Siswi SMK jurusan tata boga di Kudus mengikuti praktik di dapur sekolah saat uji coba PTM baru-baru ini.

PAKAI MASKER: Siswi SMK jurusan tata boga di Kudus mengikuti praktik di dapur sekolah saat uji coba PTM baru-baru ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

 KUDUS - PTM tingkat SMA/SMK sederajat di Kudus tahun ajaran baru mendatang belum diputuskan. Sebab, masih menunggu koreksi dari Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah (Jateng) Wilayah III Sunoto menjelaskan, saat ini pembelajaran masih tetap daring. ”PTM masih dalam pembahasan oleh gubernur. Menunggu instruksi lebih lanjut,” katanya kemarin.

Meski demikian, pihaknya meminta sekolah agar melengkapi sarana dan prasarana (sarpras) hingga standard operating procedure (SOP) untuk persiapan jika PTM boleh digelar. Bagi sekolah jika ada yang masih kurang bisa dilengkapi lebih dulu.

Baca juga: Atasi Kenaikan Kasus Covid-19, RS di Rembang Tiap Hari Tambah Nakes

”Kami tunggu sampai ada instruksi. Mungkin juga bisa blended learning atau gabungan tatap muka dan daring. Kemungkinan juga kalau daerah yang zona merah masih belum boleh. Tapi sekolah sudah kami minta mempersiapkan semua,” terangnya.

Ia mengatakan, persiapan PTM tahun ajaran baru masih menunggu perkembangan kondisi di Kudus. Jika masih berstatus zona merah tentunya pembelajaran akan tetap menggunakan metode jarak jauh atau online.

”Kalau masih zona merah, PTM pada Juli nanti tentu saja masih dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ),” terangnya.

Ia menyampaikan, jika Kudus sudah berhasil keluar dari zona merah PTM bisa dimungkinan akan berjalan. Begitu juga dengan guru yang harus juga sudah tervaksin seluruhnya. Namun, untuk cakupan vaksinasi guru SMA/SMK sederajat belum maksimal.

”Kalau sudah keluar dari zona merah dan semua guru sudah divaksin kami bisa berjalan (PTM). Tapi, juga harus menunggu instruksi dari ketua Gugus Tugas Covid-19, Dinas Pendidikan Jawa Tengah, dan keputusan gubenur,” terangnya.

Sunoto menambahkan, sekolah sudah mempersiapkan sarpras yang mendukung prokes. Apalagi, sebelumnya sudah ada simulasi. Tinggal ada pengecekan. ”Intinya, saat ini masih daring dan sapras sekolah tetap disiapkan. Jika sewaktu-waktu ada instruksi PTM, tinggal menyempurnakan,” imbuhnya. 

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya