alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Pemkab Kudus Usir Covid-19 dengan Anggaran Rp 67 Miliar

10 Juni 2021, 15: 32: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

Pemkab Kudus Usir Covid-19 dengan Anggaran Rp 67 Miliar

KUDUS - Pemkab Kudus telah menganggarkan Rp 67 miliar untuk penanganan Covid-19. Anggaran itu bersumber dari refocusing APBD.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono mengatakan, total dana yang berhasil di-refocusing Pemkab Kudus mencapai Rp 91 miliar.

Namun, lanjut dia, dari total anggaran sebanyak Rp 91 miliar, dana yang tersedia hanya sebesar Rp 67 miliar. Hal ini dikarenakan ada refocusing dari pemerintah pusat.

Baca juga: Persiapan PTM di Kudus Tetap Dilakukan Meski Kasus Covid-19 Naik

"Sisanya tak ada uangnya, kami mendapat pemotongan Dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat," katanya.

Eko menyebutkan, anggaran untuk penangan Covid-19 diplot untuk empat kegiatan di OPD terkait. Yakni kegiatan penanganan Covid-19, pendukungan vaksinasi, intensif tenaga kesehatan, sekaligus dukungan kegiatan PPK Mikro dan TNI- Polri.

Rinciannya, anggaran penagan  Covid-19 dibagi menjadi dua sub bidang. Di antara lain, pengelolaan pelayanan kesehatan bagi penduduk terdampak sebesar Rp 15,1 miliar yang bersumber dari DAU dan DID. Sedangkan dana dukungan untuk kelurahan dalam rangka sinergitas Polri dan TNI atau PPKM mikro sebesar Rp 1,8 miliar. Untuk insentif Nakes anggarannya mencapai Rp 33 miliar.

"Dukungan vaksinasi ada empat sub anggaran. Untuk dukungan operasional pelaksanan vaksinasi totalnya mencapai Rp 2,201 miliar," terangnya.

Untuk sub kegiatan surveilan kesehatan Rp 26 juta, sub pelayanan di puskesmas Rp 81 juta. Anggaran untuk kategori kegiatan insentif tenaga kesehatan dalam rangka pelaksanaan vaksinasi totalnya mencapai Rp 14,087 miliar.

Eko menyebutkan, jumlah anggaran Rp 15,1 digelontorkan untuk kegiatan di Satpol PP Kudus, Dinkes, Dishub, BPBD, dinas perdagangan, PKPLH, dan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

Sementara terkait rincian anggaran yang ada di RSUD Loekmono Hadi Kudus dibagi menjadi dua sub bidang. Yakni untuk karantina di Akbid sebesar Rp 1,26 miliar. Sementara pengadaan tenda darurat sebesar Rp 950 juta.

"Anggaran paling besar berada di RSUD, itu untuk memenuhi kebutuhan Nakes dan pasien yang menjalani isolasi mandiri," katanya. 

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya