alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Features
icon featured
Features
Ramuna Putri Widyastuti, Pengusaha Muda Kudus

Olah Belimbing Wuluh Jadi Ramuan Penurun Kolestrol

10 Juni 2021, 14: 31: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

SIRUP BELIMBING: Ramuna Putri Widyastuti menunjukan belimbing wuluh yang telah diolah menjadi sirup.

SIRUP BELIMBING: Ramuna Putri Widyastuti menunjukan belimbing wuluh yang telah diolah menjadi sirup. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Share this      

Ramuna Putri Widyastuti menyulap belimbung wuluh menjadi ramuan dalam bentuk sirup. Ramuan itu dapat menurunkan kolestrol hingga darah tinggi.

EKO SANTOSO, Radar Kudus

RAMUAN itu bernama Ramuna. Warnanya kuning seperti minyak goreng. Namun jangan salah, kata empunya, Ramuna Putri Widyastuti. Ramuan ini dapat menurunkan kolestrol, tekanan darah tinggi, mengontrol kadar gula, hingga memelihara kesehatan jantung.

Baca juga: Rekom Turun, Kekosongan Kursi PPP Segera Terisi

(EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Perempuan 24 tahun itu mengatakan, sebelum menjadi sirup, belimbing wuluh itu dibersihkan. Setelah itu, belimbing diblender. Usai diblender, disaring lalu direbus dengan menambahkan gula. Hingga akhirnya dikemas dalam botol-botol.

Warga Desa Singocandi, Kota memulai membuat sirup setahun lalu. Tepatnya sejak tak lagi menjadi guru tari SMP 1 Mejobo karena pandemi Covid-19.

Saat itu, dia tiba-tiba muncul ide membuat sirup blimbing wuluh yang ada di depan rumahnya. Terlebih setelah ia mengetahui belimbing wuluh memiliki beragam manfaat, seperti menurunkan kolestrol, menurunkan darah tinggi, mengobati sariawan.

“Sebelum mengetahui beragam manfaat itu, buah blimbing wuluh di depan rumah ini terbuang begitu saja,” ungkapnya

Selain beberapa manfaat di atas, Muna, sapaan akrabnya, menambahkan jika dari penjelajahannya di dunia maya belimbing wuluh juga memiliki vitamin A dan asam oksalat yang tinggi yang dapat meredakan peradangan pada jerawat, meredakan demam, lalu bisa meredakan batuk, dan flu.

“Selain itu banyak orang yang belum mengetahui, belimbing wuluh juga mengandung zat antihiperlipidemia yang dapat mengatur lemak dalam tubuh dan mencegah pertambahan berat badan. Jadi bagus untuk yang lagi diet,” ungkapnya.

Awalnya, dia ingin membuat selai belimbing bukan sirup. Tetapi gagal. Dia pun mencoba lagi dengan mengolah belimbing wuluh menjadi sirup. Setelah berhasil dan melewati banyak percobaan, kini sirup buatannya dimintai banyak orang.

Dalam satu bulan, Muna bisa menjual 50 botol lebih ke reseller dan para langganannya. Hingga saat ini, penjualan sirup belimbing wuluh Ramuna sudah sampai ke beberapa daerah seperti Blora, Jepara, dan Semarang.

“Harga  ukuran 259 ml dibandrol Rp 35 ribu. Sementara kalau omzet rata-rata per bulan bisa dapat Rp 5 juta,” terangnya. (tos)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya