alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

DKK Kudus Targetkan 71 Ribu Vaksinasi Selesai Pekan Ini

10 Juni 2021, 12: 13: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

DIPERCEPAT: Tenaga kesehatan Kabupaten Kudus menyuntikkan vaksin ke salah satu guru belum lama ini.

DIPERCEPAT: Tenaga kesehatan Kabupaten Kudus menyuntikkan vaksin ke salah satu guru belum lama ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menargetkan 71 ribu vaksin bisa selesai minggu ini.

Masyarakat bisa datang ke 19 puskesmas, delapan rumah sakit, dan empat klinik di Kabupaten Kudus.

Plh DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) Kudus Masud melalui Kasi Surveillance dan Imunisasi Aniq Fuad menjelaskan vaksinasi itu tidak hanya untuk pelayan publik, guru, dan lansia tetapi juga untuk masyarakat umum di atas 18 tahun. 

Baca juga: Suwi Ngilang, Ketemu Wes Dadi Rongko

Kendalanya saat ini, lanjutnya, tenaga kesehatan (nakes) berkurang. Lantaran beberapa di antaranya terpapar Covid-19. Masih dirawat dan isolasi mandiri.

”Kami mengerahkan tenaga medis yang ada,” paparnya.

Karena itu, dirinya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kesehatan Kodam terkait permasalahan itu.

Saat ini belum menerima tenaga perbantuan untuk vaksinasi.

”Kami ditarget menyelesaikan 71 ribu vaksin ini dalam kurun waktu satu minggu. Kami masih berupaya dan menyusun strategi bagaimana cara untuk optimalisasi kegiatan vaksinasi,” terangnya.

Kabupaten Kudus secara keseluruhan menerima 139.120 dosis vaksin dari pemerintah pusat. Dari jumlah itu, sebanyak 92.610 dosis sudah dialokasikan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Sisanya atau sekitar 57.790 dosis masih tersimpan di gudang.

Aniq, menjelaskan vaksin dosis satu sudah disuntikkan 42.219 vaksin. Dosis dua sebanyak 26.194 vaksin. Belum disuntikkan 24.197 vaksin.  

”Belum disuntikkan karena nakes terbatas. Tapi kami usahakan pekan ini selesai,” terangnya.

Masyarakat yang ingin vaksin hanya membawa KTP. Data base vaksin sudah menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). ”Kami utamakan warga Kudus dan orang-orang yang bekerja di Kudus,” tandasnya.

Aniq berharap pihaknya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bisa segera mengirimkan bantuan tenaga vaksinasi ke Kudus. Dengan begitu target vaksinasi dari pusat bisa segera terpenuhi. 

(ks/san/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya