alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Ini Tujuan Rumah Warga di Rembang Jadi Tempat Isolasi Mandiri Dilabeli

10 Juni 2021, 08: 37: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

JADI TANDA: Petugas gugus tugas kecamatan Lasem mengawal labelisasi rumah warga yang terpapar korona untuk antisipasi penyebaran virus.

JADI TANDA: Petugas gugus tugas kecamatan Lasem mengawal labelisasi rumah warga yang terpapar korona untuk antisipasi penyebaran virus. (POLSEK LASEM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG — Rumah warga yang jadi tempat isolasi mandiri ditempel label. Tujuannya untuk memudahkan pengawasan protokol kesehatan. Juga agar warga sekitar berhati-hati.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre melalui Kapolsek Lasem Iptu Arif Kristiawan menyampaikan, pertama terkait penanganan covid yang sempat jadi perhatian publik, panti asuhan Marganingsih. Yang awal ada 26 terpapar, tinggal delapan. Empat hari lagi mereka selesai isolasi.

”Jadi clear hijau kembali. Tiap hari secara periodik melakukan penyemprotan di tempat isolasi. Lalu dijaga 24 jam. Hingga mengawasi tidak ada yang masuk dan keluar,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin (8/6).

Baca juga: Wabup Blora Minta Kuota Peserta Pelatihan Migas Perlu Ditambah

Tidak hanya dipastikan sterilisasi dan keamanan mobilitasnya. Di panti tersebut setiap hari dua kali ada pemeriksaan kesehatan dari tenaga medis. Untuk memastikan benar-benar perkembangan kesehatanya.

Di samping itu, tetap fokus penanganan Covid-19 di desa-desa. Atas petunjuk Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre dilabelisasi. Itu sangat efek sekali. Pertama untuk warga sekitar.

”Untuk sama-sama melakukan pengawasan. Kebutuhan pokok sembako setiap hari disuplai dengan PPKM Mikro.  Sehingga yang terpapar bisa benar-benar fokus isolasi mandiri,” harapanya.

Menurutnya secara teknis labelisasi di depan rumah. Sehingga kalau ada pengamen, minta sumbangan, ada tamu jika sudah mengetahui, mengurungkan niat. Dengan demikian bisa meminalisasi penyebaran kasus.

Kemudian SMAN 1 Lasem yang sejumlah guru positif Covid-19. Begitu tanda-tanda mengarah covid dilakukan tracking. Semua karyawamn dan guru di sana dites swab. Termasuk dilabelisasi. Dari 57 guru dan karyawan di Lasem, cuma enam guru yang terkena. Lainnya sehat.

(ks/noe/lid/top/JPR)

 TOP