alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Dinkes Jepara Maksimalkan Treatment Pasien Positif Covid-19

09 Juni 2021, 16: 26: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

KETAT: Proses screening pasien sebelum masuk di poliklinik rawat jalan RSUD RA Kartini Jepara.

KETAT: Proses screening pasien sebelum masuk di poliklinik rawat jalan RSUD RA Kartini Jepara. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara berupaya meningkatkan persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Jepara. Selain menggencarkan testing dan tracing, juga perlu maksimalkan treatment bagi pasien positif.

Di antaranya dengan menyediakan obat-obat untuk kesembuhan pasein. Obat-obatan tersebut harus terdistribusi dengan baik. Sehingga selalu tersedia di seluruh layanan kesehatan di Jepara. Baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit.

Data dari corona.jepara.go.id kemarin, terdapat 9.042 orang terkonfirmasi Covid-19 di Jepara. 81,34 persennya terkonfirmasi sembuh. Saat ini menyisakan 1.164 kasus aktif.

Baca juga: Fraksi DPRD Pati Berikan Rekom Tingkatkan Layanan Faskes

Kepala Dinkes Jepara Mudrikatun melalui Kabid Pencegahan dan Penanganan Penyakit Eko Cahyo Puspeno menyebutkan kasus aktif itu terus dimonitoring. ”Yang isolasi mandiri dimonitor. Barangkali ada perbaikan gejala. Bila ada perburukan, bisa segera dirujuk,” terangnya.

Untuk memaksimalkan treatment bagi pasien Covid-19 di rumah sakit, selain perawatan dan pengobatan sesuai SOP, juga ditingkatkan kapasitas ruang perawatannya. Supaya pasien rujukan bisa segera tertangani. ”Itu juga penting. Itu prosesnya terus berjalan,” tegasnya.

Sebelumnya kapasitas tempat tidur isolasi di Jepara ada 132 buah. Selanjutnya ditambah 34 tempat tidur. Sehingga totalnya menjadi 166 buah. Sedangkan untuk ruang ICU pasien covid jumlahnya tetap 14.

Ada tambahan 14 tempat tidur di RSUD RA Kartini, 8 tempat tidur di RS Graha Husada, 10 tempat tidur di RS PKU Muhammadiyah dan 2 di RS PKU Aisyiyah. ”Meski begitu pencegahan penyebaran Covid-19 harus terus dilaksanakan. Yakni dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Eko. (rom)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya