alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Empat Puskesmas di Pati Mulai Buka Pelayanan, Mana Saja?

09 Juni 2021, 16: 04: 11 WIB | editor : Ali Mustofa

SUDAH DIBUKA: Puskesmas Wedarijaksa I sudah mulai dibuka pada Senin (5/6) lalu.

SUDAH DIBUKA: Puskesmas Wedarijaksa I sudah mulai dibuka pada Senin (5/6) lalu. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Empat puskesmas di Kabupaten Pati sudah mulai pelayanan. Fasilitas kesehatan (faskes) itu sempat ditutup karena adanya tenaga kesehatan yang terpapar covid-19. 

Dibukanya pelayanan Puskesmas tersebut lantaran sudah disterilkan. Atas pertimbangan tersebut, pihak Pemkab Pati membuka kembali pelayanan ini.

“Sejumlah puskesmas sudah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan. Jadi sudah aman itu,” kata Bupati Pati Haryanto.

Baca juga: Dewan Menyoal Selisih Data Korona Dinkes Pati dengan Pemprov dan Pusat

Keempat Puskesmas itu meliputi, Gembong dibuka kembali pada 1 Juni lalu. Kemudian Puskesmas Wedarijaksa I pada 5 Juni. Sedangkan Puskesmas Batangan dan Winong II akan buka pada 9 Juni. 

Puskesmas tersebut masih ada yang positif covid-19. Namun, sedang isolasi mandiri dan terpusat di RSUD Soewondo Pati.

“Kalau untuk nakes yang positif itu Gembong ada enam, Wedarijaksa I delapan, Batangan ada 22, dan Winong II ada sembilan Nakes,” ungkapnya. 

Haryanto menegaskan, puskesmas ini tidak ditutup dan tak di-lockdown. Melainkan hanya pengalihan layanan. 

Misalnya pada pelayanan Puskesmas Wedarijaksa I dialihkan ke Faskes terdekat. Di antaranya, Puskesmas Wedarijaksa II, Trangkil, dan Pati II. 

Selain itu, dia menegaskan memperketat protokol kesehatan (prokes) untuk semua kalangan. Menurutnya, prokes ini yang bisa mencegah penularan virus.

“Covid-19 ini ada. Tidak berbohong. Oleh sebab itu, prokes tetap dilakukan. Harus disiplin,” tegasnya. 

Pihaknya saat ini tengah berupaya mencegah penularan virus itu. Upaya itu mulai dari vaksinasi hingga penyemprotan disinfektan di beberapa titik yang sempat di-lockdown.

“Pati saat ini menjadi pantauan nasional dalam kurun waktu dua pekan. Harus bersama-sama mencegah penularan covid-19 ini. Mulai Pemda hingga masyarakat. Kondisi saat ini belum memungkinkan. Jadi harus bersabardan tetap patuhi prokes,” imbaunya.

Dihubungi terpisah, anggota Komisi D DPRD Pati Muntamah menambahkan, Pemkab Pati harus gencar dan tak mudah lelah untuk sosialisasi masyarakat. Menurutnya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum patuh prokes. Jadi harus senantiasa sosialisasi pentingnya prokes. 

“Banyak yang sudah tidak menggunakan masker. Sudah banyak yang berkerumun seperti sebelum pandemi. Harus diupayakan kedisiplinan prokes. Agar pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP