alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

SMKN 2 Rembang Didik Siswa Jadi Entrepreneur saat Pandemi

09 Juni 2021, 13: 56: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

TETAP BERKREASI: Ketua jurusan TKPI SMKN 2 Rembang Mursidi bersama anak didiknya menyerahkan kenang-kenangan miniatur vas bunga berbentuk sepeda kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jateng Sunoto kemarin.

TETAP BERKREASI: Ketua jurusan TKPI SMKN 2 Rembang Mursidi bersama anak didiknya menyerahkan kenang-kenangan miniatur vas bunga berbentuk sepeda kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jateng Sunoto kemarin. (SMKN 2 REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Siswa SMKN 2 Rembang jurusan Teknik Kapal Penangkap Ikan (TKPI) berusaha terus produktif di tengah pandemi Covid-19. Caranya dengan menuangkan kemampuan mereka membuat aneka produk kreatif seperti membuat miniatur sepeda, pot bunga, hingga teralis rumah. Karya mereka pun banyak diminati masyarakat.

Jurusan TKPI sudah berjalan 16 tahun. Anak-anak didik di masa pandemi selain pembelajaran daring, SMK juga dituntut produktif. Khususnya materi kejuruan. Karena pandemi sehingga anak-anak pembelajaran untuk kejuruan digilir.

”Jadi tidak semua. Satu kelas mungkin hanya 5 sampai 8 orang/hari. Karena ada pembatasan sosial,” kata ketua jurusan TKPI, SMKN 2 Rembang Mursidi kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (8/6).

Baca juga: Awasi Kinerja dengan Siwaspada

Menurutnya SMK tidak hanya berteori terus. Tapi juga ada praktik. Makanya digilir satu kelas. Sehingga anak-anak tanpa kehilangan materi praktik. Jurusan TKPI di SMKN 2 Rembang kebetulan pembelajaran kerja bengkel pengelasan membuat aneka produk.

Karena animonya saat ini tentang tanaman, mereka membuat rak tanaman. Selain itu juga membuat lampu jalan. Kebetulan Desa Tasikagung, Rembang ada pesanan. Selain itu ada juga teralis rumah, serta aneka pot bunga. Mulai miniatur sepeda dan macam-macam.

”Ini agar anak-anak bisa siap untuk bekerja. Anak kita ajari menjadi entrepreneur,” ungkapnya.

Selasa kemarin (8/6) praktik anak jurusan TKPI SMKN 2 Rembang ditinjau Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jateng Sunoto. Kedatangan melihat anak-anak yang praktik sesuai prokes atau tidak dalam pencegahan Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut diserahkan kenang-kenangan. Hasil produk anak selama pembelajaran di masa pandemi. "Kemarin yang diserahkan rak bunga miniatur sepeda. Beberapa produk ini sebelumnya sudah dipesan banyak orang. Pemesana via online.  Kebetulan jurusan TKPI ada unit produksinya. Kita pasarkan disitu. Pemesanan online, kita antar sampai rumah. Harganya bervariasi mulai Rp 35 ribu sampai Rp 250 ribu,” katanya.

Kerja keras anak jurusan TKPI tidak sia-sia. Jiwa entrepreneur anak muncul. Setelah dikembangkan lewat kewirausahaan. Karena SMK dituntut kalau tidak bisa bekerja, harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

”Alhamdulilah begitu jadi dibeli. Untuk pesanan sudah banyak, cuma kita kesulitan di masa pandemi anak tidak masuk. Ketika digilir kurang bisa mengejar produksi,” imbuhnya.

Kepala sekolah SMKN 2 Rembang Bambang Winiharto berpesan khususnya kepada anak didiknya mereka tetap produktif di masa pandemi. Tentunya tanpa meninggalkan prokes untuk kebaikan bersama, yaitu menggunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun. 

(ks/ali/noe/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya