alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Lima Ribu Data PKH di Grobogan Dibekukan

09 Juni 2021, 13: 04: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

TUNJUKKAN DATA: Operator PKH di Dinsos Grobogan menunjukkan data laporan PKH dari salah satu kecamatan kemarin

TUNJUKKAN DATA: Operator PKH di Dinsos Grobogan menunjukkan data laporan PKH dari salah satu kecamatan kemarin (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI, – Sebanyak 5971 data penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Grobogan dibekukan atau dinonaktifkan sementara. Itu menyusul adanya ketidaksesuaian antara data data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Grobogan.

Operator PKH Grobogan Ariadi mengungkapkan, ribuan data tersebut harus disesuaikan dulu oleh pihak desa. Yakni keluarga penerima manfaat (KPM) masih layak menerima PKH atau harus dikeluarkan dari program tersebut.

“Ini karena ada NIK ganda, nomor KK ganda, terus nama pengurus atau nama anggota ganda,” tuturnya kemarin.

Baca juga: Tes Kualitas Udara, DLH Grobogan Pasang Empat Alat Passive Sampler

Terakit NIK ganda, kata Ariadi, karena belum terentri sesuai dengan aturan. Misalnya, nomor NIK dengan awalan 33, di data tersebut tampak 00 atau tidak sesuai dengan data Dindukcapil. Selain itu juga terdapat nama ganda.

“Yang dimaksud PKH itu kan keluarga inti, ayah, ibu, dan anak. Yang dimaksud ganda itu ada dua kepesertaan. Misalnya A masuk keluarga satu, ternyata A juga masuk di keluarga B,” tambahnya.

Perbaikan data tersebut harus dilakukan pihak desa dengan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation (SIKS-N-G). Pihak operator desa harus meng-update data para KPM di desanya untuk tetap bisa menerima progam PKH.

“Yang merasa ada warga tidak mampu bisa diusulkan masuk DTKS. Tapi harus melalui musdes atau musyawarah kelurahan,” terangnya.

(ks/ful/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya