alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

TenunTroso Jepara Diangkat melalui Fashionshow

08 Juni 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

PEMENANG: Kepala Kadin Jepara Andang Wahyu Triyanto menyerahkan trofi juara kepada pemenang lomba fashion kategori A.

PEMENANG: Kepala Kadin Jepara Andang Wahyu Triyanto menyerahkan trofi juara kepada pemenang lomba fashion kategori A. (AIDA MODELLING ACADEMY FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Pelaku ekonomi kreatif di Jepara mengadakan fashionshow (6/6) lalu. Tak sekedar pertunjukan fashion, karena pesertanya wajib mengenakan mode pakaian dengan bahan tenun Troso.

Acara ini diselenggaran LKP Aida Modelling Academy. Turut didukung Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Jepara serta beberapa instansi.

Bertempat di Hotel Palm Beach Bandengan, pelaksanaannya digelar dengan protocol kesehatan (prokes) ketat. Semua peserta baik model dan official wajib mengenakan masker dan faceshield. Pertunjukan bertajuk Pemilihan Model Casual Troso 2021 itu, digelar di ruang terbuka. Dimulai dari pukul 14.00 dan selesai pukul 16.00.

Baca juga: Pemkab Pati Terima Bantuan Rp 1 Miliar untuk Kendalikan Covid-19

Siti Aqidatun, owner LKP Aida Modelling Academy menyebut, lomba tersebut diikuti tiga kategori peserta. Meliputi usia 2 hingga 12 tahun, usia 13 hingga 18 tahun, dan usia 19 hingga 25 tahun. ”11 Juli nanti para juara akan perform ke Jakarta,” tuturnya.

Kepala Kadin Jepara Andang Wahyu Triyanto menuturkan, kegiatan ini untuk memperkenalkan tenun Troso. Rencananya, akan diadakan hingga tingkat nasional. ”Namun saat ini bertahap,” tuturnya.

Tenun Troso menjadi salah satu produk kearifan lokal Jepara. Pihaknya ingin menampilkan kain tersebut bisa dinikmati semua kalangan. Dengan adanya kegiatan ini, dapat memberi nilai tambah untuk produk lokal. Harapannya, kain khas Jepara itu bisa dipasarkan secara luas. ”Bukan hanya kalangan tertentu saja,” ungkap Andang.

Kegiatan dengan tema “Mengusung Ekonomi Kreatif dengan Explore Tenun Troso” itu, turut bekerja sama denga sejumlah pihak. Yakni para pelaku UMKM hingga industri kreatif di Jepara. Baik dari pengrajin tenun hingga agensi model. (rom)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP