alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Features
icon featured
Features
Lebih Dekat dengan Kopaskam Covid-19 Jepara

Manfaatkan Istirahat Sebaik Mungkin, Tambah Vitamin dan Bahagia

07 Juni 2021, 10: 31: 22 WIB | editor : Ali Mustofa

IKHLAS: Tim relawan Kopaskam Jepara usai bertugas memakamkan jenazah probable Covid-19 asal Desa Sidigede, Welahan, Jepara, kemarin siang.

IKHLAS: Tim relawan Kopaskam Jepara usai bertugas memakamkan jenazah probable Covid-19 asal Desa Sidigede, Welahan, Jepara, kemarin siang. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

Tim relawan pemakaman Covid-19 di Jepara sepekan terkahir kerja ekstra. Dalam sehari, paling tidak para relawan memakamkan delapan jenazah. Agar tetap fit, mereka memanfaatkan istirahat sebaik mungkin, menambah vitamin, dan membahagiakan diri.

MOH. NUR SYAHRI MUHARROM, Radar Kudus, Jepara

SIANG kemarin sekitar pukul 13.00 tim relawan Komando Pasukan Pemakaman (Kopaskam) Jepara berangkat menuju Desa Sidigede, Kecamatan Welahan. Terdiri dari 10 orang. Mereka berangkat naik mobil Suziki Carry. Tujuannya, memakamkan salah seorang warga dengan pemakaman protokol Covid-19.

Baca juga: Fighting Tournament Airlangga Hartarto Cup 2022 Perebutkan Rp 2 Miliar

Paginya, mereka telah memakamkan dua orang dengan prosedur yang sama. Tempatnya di Desa Pengkol, Jepara. ”Yang tadi pagi (kemarin pagi, Red) suami-istri. Istrinya positif, suaminya probable,” terang Sukron Makmun, seorang relawan Kopaskam.

Pulang dari Desa Sidigede, para relawan itu masih belum bisa pulang. Ada satu jenazah lagi yang dimakamkan dengan protokol pemakaman Covid-19. Tempatnya di Kecamatan Tahunan.

Ada empat jenazah dengan pemakaman Covid-19 di Jepara kemarin. Sepekan terakhir, kasus kematian dengan pemakaman protokol Covid-19 meningkat. Sebelumnya sehari hanya satu atau dua pemakaman. ”Lima hari terakhir ini, ada peningkatan. Bahkan kemarin (Sabtu, 5 Juni, Red) kami memakamkan delapan jenazah,” imbuh Sukron.

Untuk itu, tim pemakaman yang biasa terdiri dari 15 orang, dibagi menjadi 10 orang sekali memakamkan. Jumlah personel tim relawan pemakaman ada 158 orang. Itu menurut SK kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara 2020 tentang Pembentukan Tim Pemakaman Satgas Covid-19.

BPBD bertugas sebagai koordinator. Dibantu relawan dari SAR Jepara, Ubaloka, Pramuli, LPBI NU, Bagana, dan MDMC. Selain itu, ada pula Kokam, Orari, Senkom, serta Pemuda Pancasila. Dalam satu tim pemakaman, terdiri dari delapan relawan dikomandoi dua orang anggota BPBD Jepara.

Selama menjalankan tugas, banyak hal yang dilewati para anggota Kopaskam Jepara. Mulai dari aksi penolakan, bahkan dimusuhi. Meski begitu, mereka tetap teguh menjalankan tugasnya. Padahal latar belakang mereka berbeda. Ditambah, mereka tidak memperoleh asuransi dari tugas itu.

”Covid-19 adalah bencana nasional. Tentu kami berkewajiban membantu negara. Selain itu, ini panggilan jiwa kami sebagai relawan,” terang M. Zainuddin, anggota Kopaskam dari BPBD Jepara.

Agar tetap fit menjalankan tugas, tipsnya dengan manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin. Juga ditambah dengan mengonsumsi vitamin. ”Dan jangan lupa bahagia. Saat bertugas, tetap memakai alat pelindung diri sesuai SOP,” imbuh Zainuddin. (*)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya