alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Telan Dua Kekalahan Beruntun di Laga Uji Coba, Jadi Warning PSG Pati

05 Juni 2021, 14: 38: 26 WIB | editor : Ali Mustofa

BERBENAH: Pertandingan uji coba PSG Pati melawan PSIM Jogjakarta di Stadion Mandala Krida (3/6) lalu. Hari ini uji coba lagi dengan klub Liga 1 Persita.

BERBENAH: Pertandingan uji coba PSG Pati melawan PSIM Jogjakarta di Stadion Mandala Krida (3/6) lalu. Hari ini uji coba lagi dengan klub Liga 1 Persita. (PSG PATI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Dua kekalahan beruntun dialami PSG Pati dalam laga uji coba di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta, pada Kamis (3/6) lalu. Hasil itu menjadi warning sekaligus bahan evaluasi tim pelatih jelang diputarnya kompetisi Liga 2 musim 2021.

Uji coba pertama, tim asuhan Ibnu Grahan ini, melakoni uji coba dengan klub Liga 1 Borneo FC pada 31 Mei lalu. Hasilnya, klub berjuluk Pesut Etam menang dengan skor tipis 1-0. Sedangkan uji coba kedua, menghadapi klub Liga 2 PSIM Jogjakarta. PSG juga keok dengan skor tipis 2-1 dari klub tuan rumah itu.

Dua hasil laga sparing partner itu, menjadi catatan penting untuk tim asal Kabupaten Pati itu, yang tengah serius menempa diri jelang Liga 2 2021 mendatang.

Baca juga: Tekan Covid-19, Pangdam: Pertegas PPKM Mikro dan Benahi Manajemen RS

”Evaluasi saat ini, masalah recovery benar-benar penting. Misal kompetisi memang formatnya seperti rangkaian uji coba yang kita jalani di Jogjakarta dengan waktu yang padat, sangat penting menjaga kondisi dan kebugaran. Sebab, main rehat dua hari, main lagi,” kata pelatih kepala PSG Ibnu Grahan.

Pelatih asal Surabaya ini menjelaskan, menjaga kondisi kebugaran pemain ini juga terkait bagaimana pola istirahat hingga menjaga pola makan. ”Apalagi kami hanya istirahat satu hari sebelum menjalani laga uji coba lawan Persita Tangerang pada Sabtu ini (hari ini, Red),” imbuhnya.

Selain masalah recovery, mantan pelatih Persebaya Surabaya ini, juga menyoroti masalah fokus dan konsentrasi pemainnya. Terlebih pada laga kontra PSIM. Sebenarnya PSG Pati mampu unggul lebih dulu sebelum akhirnya skor berbalik.

”Ini pelajaran penting yang sangat berguna untuk kami di kompetisi nanti. Apalagi tim ini juga banyak dihuni pemain muda,” ujarnya.

Manajer PSG Doni Setiabudi menambahkan, dua hasil yang didapat pada laga uji coba itu, menjadi pelajaran penting. ”Ini bagus untuk evaluasi tim. Apa yang mesti dibenahi. Posisi mana yang kurang dan lain sebagainya. Kami masih punya waktu untuk berbenah,” jelas pria yang akrab disapa Jalu itu.

(ks/aua/lin/top/JPR)

 TOP