alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kabur saat Pemeriksaan, Tiga Mantan Kades di Pati Jadi DPO

04 Juni 2021, 16: 26: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

Kabur saat Pemeriksaan, Tiga Mantan Kades di Pati Jadi DPO

PATI - Tiga mantan kepala desa (Kades) di Kabupaten Pati masuk daftar pencarian orang (DPO). Persoalan ini lantaran mantan kades tersebut kabur saat pemeriksaan berbagai kasus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati. 

Ketiganya yakni, mantan Kades Pekuwon, Juwana, inisial MC. Mantan Kades Bakalan, Dukuhseti inisial M. Dan mantan Kades Semirejo, Gembong, T.

Pekuwon inisial MC, Semirejo inisial T, terus bakalan inisial M

Baca juga: Pati Masuk Nominasi Kabupaten Kreatif

Mantan Kades Pekuwon, Juwana: dugaan menggadaikan sertifikat tanah bondo deso. Itu sebagai agunan hutang pribadi sebesar Rp 725 juta.

Mantan Kades Bakalan, Dukuhseti tersandung dugaan mempergunakan dana Bantuan Keuangan Provinsi 2020, sebesar Rp 275 juta. Hingga kini dua fisik kegiatan tidak ada bangunannya.

Mantan Kades Semirejo, Gembong: dugaan mempergunakan Bantuan Keuangan Provinsi TA. 2020. Dana ini sebesar Rp 525 juta. Dana ini untuk kepentingan pribadi yang sampai sekarang tiga fisik juga tidak ada bangunannya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Pati Hery Setiawan mengatakan, Ketiga mantan kades yang tersandung kasus hukum, saat ini dalam penanganan di Kejari Pati. Terkait prosesnya, saat ini masih dalam pengembangan.

"Untuk proses tiga mantan kades ini masih dalam tahap full baket dan full data," ungkapnya.

Mantan Kades Pekuwon ini, pihaknya menyerahkan ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat. Dan pihaknya masih menunggu hasilnya. 

"Sementara untuk dua desa lainnya (Desa Bakalan dan Semirejo) sementara masih pengembangan untuk full baket dan full data," bebernya.

Dia menambahkan, dari ketiga mantan kades ini dua diantaranya juga tersandung kasus lain. Saat ini masih dalam penanganan di Polres Pati. 

"Dua diantaranya juga kena masalah, informasinya atas dugaan kasus penipuan," tambahnya. 

Terkait kasus ini, pihak kejaksaan sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap semua saksi. Hanya saja untuk ketiga mantan Kades ini semuanya tidak ada di rumah alias kabur. 

Apabila nantinya dari hasil audit terdapat temuan hingga ditetapkan tersangka pada tiga mantan Kades ini masih kabur. Maka, dipastikan ketiga mantan Kades ini akan masuk DPO. 

"Kalau sampai masuk DPO, lalu ketiganya masih kabur dan tidak menyerahkan diri. Kami akan minta bantuan ke Polres dan Monitoring Center (MC) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Pati. Tentunya untuk mencari keberadaan ketiga mantan Kades ini," tegasnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya