alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Bangga Kenakan Batik

02 Juni 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Claudi Diana

Claudi Diana (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

TAMPIL fashionable menjadi idaman banyak orang. Tidak terkecuali bagi Claudi Diana. Namun selera perempuan satu ini beda. Jika perempuan sebayanya bia­sanya menonjolkan pakaian kasual, dia lebih memilih batik.

Diana meng­aku memilih batik karena bernilai seni tinggi. Untuk itu, dia bangga saat di­minta mengenakan untuk pe­ra­gaan busana.

”Batik tidak hanya indah, namun dapat dijadikan sebagai identitas kota maupun jati diri. Terutama batik Lasem,” ungkapnya perempuan kelahiran Rembang, 17 April 2000.

Baca juga: Membangkitkan Kesadaran Bersama Jalankan Prokes Harus Jadi Prioritas

Setidaknya di almari miliknya ada beberapa koleksi pasang kain. Meski tidak begitu banyak. Namun membuat kebanggaan tersendiri. Mengingat kain batik tidak murah.

”Apalagi kalau sudah menjadi gaun atau baju. Tampak elegan untuk perempuan dan berwibawa untuk laki-laki,” kata perempuan yang juga kepala toko batik di Kecamatan Lasem, Rembang, ini.

Kecintaanya terhadap produk batik juga dia getok tularkan kepada teman-teman seusianya. Semua semata-mata demi memajukan batik. Sekaligus melestarikan keunikan batik tulis Lasem.

Terlebih tuntutan pekerjaan. Diana getol mempromosikan batik asal pesisir Rembang itu. Tentunya harus mengetahui detail karya batik tersebut. Terutama motif-motif dan filosofinya. Ka­rena tugasnya memasarkan, se­hingga bisa menjawab saat di­tanya konsumen.

Di luar tugasnya tersebut, dia bisa menyalurkan bakatnya. Ter­utama menjadi model di tem­patnya bekerja.

”Biasaya kami bikin event internal fashion batik. Sekaligus untuk promosi dalam bentuk visual video,” imbuh warga Desa Warugunung, Kecamatan Pancur, Rembang, ini.

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP