alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Ganjar Kaget Pasien Positif Covid-19 di Kudus Ditunggui Keluarganya

01 Juni 2021, 16: 22: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

MENDADAK: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sidak ke RSUD Loekmonohadi Kudus kemarin. Ganjar menemukan SOP isolasi mandiri di asrama Akbid RSUD Loekmonohadi tak sesuai.

MENDADAK: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sidak ke RSUD Loekmonohadi Kudus kemarin. Ganjar menemukan SOP isolasi mandiri di asrama Akbid RSUD Loekmonohadi tak sesuai. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Guberner Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyayangkan standard operating procedure (SOP) pasien isolasi mandiri di asrama Akbid di RSUD Loekmonohadi kemarin. Dia mendapati salah satu pasien ditunggui suaminya.

Melihat itu, Ganjar meminta ada evaluasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi RSUD Kudus kemarin. Ia meninjau penangan Covid-19 di rumah sakit milik daerah itu. Setalah mengunjungi, rumah sakit Ganjar bergeser ke asrama Akbid Kudus.

Baca juga: Lokdown di RT, Satgas Sediakan Masker di Lokasi Startegis

Asrama Akbid Kudus itu dipergunakan untuk isolasi pasien Covid-19 yang bergejala ringan. Dari pantauan di lapangan, Ganjar berinteraksi dengan pasien yang menjalani isolasi di sana. Ia menjumpai salah satu pasien ibu hamil yang menjalani isolasi. Saat menjalani karantina itu, pasien tersebut ditemani oleh suaminya.

Saat ditanya Ganjar, suaminya itu tidak memiliki surat positif Covid-19. Namun ia di dalam dan satu ruangan denga sang istri.

”Jangan ditunggu, kalau dijenguk boleh,” minta Ganjar.

Atas temuaan itu, Ganjar meminta SOP penerapan di Asrama Akbid Kudus diperketat lagi. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 kepada masyarakat.

”Saya minta diperketat lagi SOP-nya. Agar tak menambah potensi lainnya,” terangnya.

Sementara Pelaksana tugas Wakil Direktur Umum RSUD Loekmono Hadi Kudus Wahyu mengaku akan segara menindaklanjuti intruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu. Pihaknya akan mengevaluasi SOP di Asrama Akbid Kudus. Pihaknya pun memastikan akan secara maksimal dalam menangani penanganan kuratif di rumah sakit.

”Dari intruksi pak gub akan dioptimalkan. Akan ditindaklanjuti hari ini (Kemarin, Red) juga ,” katanya.

Di samping itu, pihak RSUD Kudus berkomitmen melayani 24 jam non-setop. Selain itu, dirinya berharap masyarakat di Kabupaten Kudus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dengan langkah ini, akan membantu tenaga kesehatan. 

”Mohon masyarakat dioptimalkan pencegahannya. Sehingga bisa mengurangi datang ke sini (RSUD Kudus, Red). Yang datang ke sini (RSUD Kudus, Red) akan maksimalkan perawatannya,” katanya.

Diketahui, sebelum kedatangan Ganjar, pihak RSUD mengeluarkan kebijakan kepada pasien untuk diperbolehkan ditunggui. Dengan catatan penunggu pasien berkenan untuk diswab dan bersedia tak pulang ke rumah.

Kebijakan ini diterapkan pada pasien-pasien gejala berat atau yang membutuh perawatan intensif dari pihak keluarga.

(ks/zen/gal/top/JPR)

 TOP