alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Membangun Disiplin Positif pada Anak

31 Mei 2021, 16: 24: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

Agus Yulie Setiyawan, S.Pd.SD.; Guru SDN Tegal Mulyo

Agus Yulie Setiyawan, S.Pd.SD.; Guru SDN Tegal Mulyo (DOK PRIBADI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

SETIAP anak mempunyai karakteristik atau pola perkembangan yang berbeda-beda sesuai dengan tahap perkembangannya. Perkembangan otak di awal kehidupan anak sangat dipengaruhi oleh pengalamannya. Interaksi yang terjadi saat membiasakan rutinitas dapat membentuk ikatan yang kuat antara orang tua dan anak. Pendidikan bagi anak sangatlah penting sebagai bekal di masa yang akan datang. Sesungguhnya pendidikan itu dimulai sedini mungkin, begitu pula dengan penanaman disiplin pada anak,memang tidaklah mudah untuk mewujudkan semua itu,tapi sebagai orang tua kita harus bisa membangun disiplin positif pada anak sejak sedini mungkin.

Disiplin menuntut kesadaran dari seseorang untuk melakukan dan tidak harus dilakukan. Peran orang tua dan guru sangatlah penting dalam membangun disiplin positif pada anak, orang tua berkewajiban mengajarkan pada anak tentang perilaku moral yang baik. Melalui disiplin positif anak akan diajarkan tentang bagaimana berprilaku dengan cara yang sesuai dengan standar kelompok sosialnya.

Disiplin merupakan sikap moral seseorang yang tidak secara otomatis ada pada dirinya sejak lahir, tetapi harus dibentuk oleh lingkungan melalui perlakuan orang tua terhadap anak, guru serta orang orang dewasa lain yang ada di sekitar anak. Pada dasarnya anak-anak itu lahir dengan sifat sifatnya yang baik,sifat sifat jahat itu muncul apabila ada pengaruh dari orang dewasa yang biasanya salah dalam membimbingnya.

Baca juga: Kedapatan Langgar Prokes, Tiga Lokasi Hajatan Di Kudus Dibubarkan

Disiplin positif harus ditanamkan sedini mungkin, dimulai dalam keluarga oleh orang tua maupun orang dewasa yang ada didalam rumah,penanaman disiplin positif ini bisa dibangun sejak usia dini hanya berbeda caranya. Anak yang lebih kecil usianya, penanaman disiplinnya banyak dilakukan oleh orang tuanya, misalnya kapan dia harus tidur, kapan dia harus makan, kapan dia harus mandi, kapan dia harus minum susu, semua di atur oleh orang tua. Apabila anak sudah mulai besar, anak sudah bisa menerima perlakuan orang dewasa, maka anak sudah bisa di latih dan di ajarkan serta dibimbing untuk melakukan hal hal yang sudah bisa dilakukan tanpa bantuan orang lain meski dalam hal kecil atau sederhana seperti bangun pagi,melipat selimut sendiri, mengembalikan mainan di tempat semula dan sebagainya.

Rutinitas yang baik itu sama dengan awal disiplin positif, rutinitas dapat membangun percaya diri dan sikap tanggung jawab pada anak, sehingga akan membangun disiplin pada anak, oleh karena itu disiplin inilah yang sangat di perlukan untuk membangun karakter pada anak, karena penanaman disiplin positif yang tepat akan menghasilkan perilaku moral yang baik dan positif. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP