alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Pati Amankan 366 Kendaraan Bodong untuk Tujuan Timor Leste

Diduga Ada Keterlibatan Oknum Anggota Polisi

29 Mei 2021, 11: 07: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

Polres Pati Amankan 366 Kendaraan Bodong untuk Tujuan Timor Leste

PATI – Polres Pati berhasil membongkar kejahatan penjualan kendaraan bermotor tanpa dokumen alias bodong. Lokasinya di gudang di Jalan Raya Pati-Juwana, Desa Gadingrejo, Juwana, yang digunakan untuk menyimpan dan mengangkut kendaraan. Kendaraan tersebut biasanya dikirim ke Timor Leste.

”Total barang bukti kendaraan yang diamankan ada 325 unit sepeda motor dan 41 mobil. Total ada sembilan tersangka yang telah kami amankan,” kata Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menggelar konferensi pers di tempat kejadian perkara (TKP) kemarin siang.

Kendaraan tersebut, didapat dari sekitar Pati, Kudus, Jepara dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Kasus tersebut berhasil diungkap oleh Polres Pati berdasarkan laporan dari masyarakat yang ditindaklanjuti dengan baik oleh Polda Jateng.

Baca juga: Pemprov Jateng Luncurkan Care Center Jo Kawin Bocah

TEGAS: Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menggelar konferensi pers di TKP gudang motor bodong yang diduga hasil kejahatan di Jalan Raya Pati-Juwana Desa Gadingrejo, Juwana, Pati, kemarin

TEGAS: Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menggelar konferensi pers di TKP gudang motor bodong yang diduga hasil kejahatan di Jalan Raya Pati-Juwana Desa Gadingrejo, Juwana, Pati, kemarin (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

”Seperti diketahui, bahwa ada kontainer yang digunakan sebagai sarana kejahatan mereka. Sekarang satu kontainer sudah selesai dibongkar dalam olah TKP. Masih ada kontainer lain yang akan dibuka nantinya,” jelas kapolda Jateng.

Dijelaskan, dari hasil pengembangan pada 19 Mei lalu, ditemukan kendaraan yang dicurigai di dalam gudang ini. Kemudian anggota satuan Reskrim Polres Pati melakukan ungkap kasus dan dilakukan penangkapan terhadap sembilan orang pelaku ini.

Di dalam gudang tersebut, sebelumnya didapati 57 kendaraan sepeda motor dan 11 mobil yang siap dikirim ke Timor Leste. Selanjutnya, anggota Polres Pati melakukan pengembangan. Hasilnya, berkat koordinasi dengan pihak Pelindo Tanjung Mas Semarang, didapatkan kembali 11 kontainer yang siap kirim ke negara yang dulunya provinsi ke-27 Indonesia itu.

”Modus operandi para tersangka adalah dengan mengelabui petugas. Bahwa kendaran-kendaraan tersebut, akan dikirim ke Kalimantan. Tetapi setelah dikroscek, ternyata akan dikirim ke Timor Leste,” imbuh Luthfi.

Luthfi menerangkan, kegiatan para pelaku ini, sudah berlangsung selama tiga tahun. Dari hasil penyidikan kasus ini, kendaraan yang berada di TKP semuanya dalam kondisi bodong. Alias tidak ada surat-surat sah satu pun.

Saat ini, pihaknya terus mengembangkan kasus ini. Termasuk menyelidiki pihak-pihak yang turut bermain dalam bisnis gelap ini. Termasuk dugaan adanya keterliban oknum anggota kepolisian.

Para pelaku ini membeli secara online kepada masyarakat dan membeli secara rental. Kemudian mereka bongkar di tempat ini. Kendaraan tersebut kemudian dimasukan ke dalam kontainer, lalu dikirim ke Tanjung Mas Semarang dengan dilengkapi dokumen dan dikirim ke Timor Leste.

Saat ini penyidik sudah melengkapi berkas perkara tersebut. Para pelaku ini, akan dijerat dengan Pasal 481 dan 480 KUHP Jo Pasal 55 KUHP. Kapolda juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Pati. Terutama para penyidik dalam ungkap kasus ini.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat, agar tidak tergiur dengan kendaraan bodong dengan harga murah. ”Jangan coba-coba memiliki, membeli, dan menggunakan kendaraan bodong. Karena itu termasuk perbuatan pidana dan bisa dipenjara empat tahun,” imbaunya. 

(ks/aua/lin/top/JPR)

 TOP