alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Penilaian Akhir Semester SMP di Jepara Mayoritas Digelar Tatap Muka

24 Mei 2021, 20: 49: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

PERSIAPAN: Kepala SMPN 1 Jepara Ahmad Nurrofiq (kiri) didampingi teknisi komputer mengecek kesiapan perangkat untuk US SMP baru-baru ini.

PERSIAPAN: Kepala SMPN 1 Jepara Ahmad Nurrofiq (kiri) didampingi teknisi komputer mengecek kesiapan perangkat untuk US SMP baru-baru ini. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Penilaian Akhir Semester (PAS) tingkat SMP di Jepara mayoritas digelar secara tatap muka. Perbandingannya, ada 80 sekolah menggelar secara tatap muka dan 16 SMP menggelar secara daring. Jumlah tersebut meliputi SMP negeri maupun swasta di Jepara.

Rencananya penilaian tersebut diikuti seluruh siswa kelas VII dan VIII SMP. Digelar mulai hari ini (24/5) hingga Selasa (8/6).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Agus Tri Harjono melalui Kabid SMP Haryanto menerangkan, mekanisme pelaksanaannya sama seperti sebelum terjadi pandemi. ”Hanya daya tampung siswa per ruang dibatasi lebih sedikit,” ungkapnya.

Baca juga: RSUD Ki Ageng Selo Wirosari Belum Bisa Layani Pasien BPJS

Selain itu, antara kelas VII dengan kelas VIII waktu pelaksanaannya dipisah. Kelas VII dilaksanakan 24-31 Mei. Sedangkan kelas VIII digelar 2-8 Juni.

Baik kelas VII maupun kelas VIII per hari ada dua mata pelajaran (mapel) yang diujikan. Namun, antara mapel pertama dengan kedua hanya diberi jarak 10 menit. ”Jadi, seolah-olah tak ada istirahat. Sehingga para siswa tetap ada di ruang ujian,” imbuh Haryanto.

Sedangkan PAS secara daring jadwal dan waktunya sama dengan PAS tatap muka. Jadi, waktu ujian secara daring dibuat sama dengan tatap muka. Nanti, siswa bisa mengakses soal ujian melalui computer assisted test (CAT). Bila waktu ujian selesai, aplikasi soal otomatis tertutup.

Haryanto menegaskan, persyaratan wajib siswa ikut PAS tatap muka adalah memperoleh izin dari orang tua atau wali siswa. ”Izin tersebut dibuktikan secara tertulis,” imbuhnya.

Kepala SMPN 1 Jepara Ahmad Nurrofiq menegaskan, sekolahnya menggelar PAS secara daring dan tatap muka. ”Saya dasarkan dari surat pernyataan orang tua siswa,” ujarnya. Sehingga, hasilnya hanya terdapat 23 siswa ikut PAS tatap muka di sekolah. Itu dari total sekitar 570 siswa kelas VII dan kelas VIII.

Nantinya, ujian di SMPN 1 Jepara digelar di ruang laboratorium komputer. Jumlahnya dibatasi 16 orang di satu ruangan. Karena pesertanya baik kelas VII maupun kelas VIII tak lebih dari 16 siswa. Pelaksanaannya digelar dalam satu gelombang saja. (rom)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP