alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pencuri Spesialis Sekolah Kosong di Grobogan Diringkus Polisi

19 Mei 2021, 11: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

DIAMANKAN: Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan meminta keterangan kepada tersangka pencurian spesialis sekolah kosong.

DIAMANKAN: Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan meminta keterangan kepada tersangka pencurian spesialis sekolah kosong. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Satreskrim Polres Grobogan mengamankan, Rumani, 37 warga Desa Gagahan, Kecamatan Kunduran, Blora sebagai tersangka pencurian spesialis sekolah SD. Tersangka melakukan aksi pencurian lima sekolah SD di Kabupaten Grobogan.

Penangkapan tersangka berawal dari penjualan hasil curian di jual secara online dengan harga murah. Dari penjualan secara online diketahui petugas bahwa barang yang dijual dari hasil kejahatan dari pencurian.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, aksi pencurian dilakukan tersangka diwaktu sekolah dalam keadaan sepi. Saat itu, tersangka berkeliling dan mengamati target lingkungan sekolah.

Baca juga: Ratusan Personel Pengamanan Lebaran di Grobogan Di-Swab

”Tersangka ini mengambil barang elektronik sekolah di SD dan membawanya dengan sepeda motor pakai bronjong,” kata AKBP Jury Leonard Siahaan.

Lima tempat yang telah disatroni tersangka, yaitu di SD N 2 Tanjungrejo, Wirosari dengan kerugian Rp 22 juta, SD N 3 Sambirejo, Kecamatan dengan kerugian Rp 16,7 juta, SD N 2 Geyer, Kecamatan Geyer kerugian Rp 7,6 juta, SD N 2 Ledokdawan, Kecamatan Geyer kerugian Rp 4,5 juta dan SD N 4 Sindurejo, Kecamatan Toroh kerugian Rp 3 juta.

”Modus dari pelaku melakukan pencurian dengan cara masuk ke sekolah dasar dengan cara merusak gembok pintu kantor ruangan menggunakan obeng dan linggis dan mengambil barang – barang elektronikmilik sekolah dasar,” ujarnya.

Sementara itu, motif pelaku yang setiap sebagai penjual sate pentol ini karena faktor ekonomi. Dimana penjualan selama pandemi Covid-19 sepi. Kemudian dia nekat mencuri dan mengambil barang elektronik sekolah. Setelah mengambil barang elektronik berupa komputer, printer, pengeras suara, laptop dan televise yang lainya diamankan di tempat kostnya di belakang Desa Depok, Kecamatan Toroh.

”Atas perbuatan yang dilakukan tersangka diancam pasal 363 ayat (1) ke 3e, 5e KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUH Pidana,” terang dia. 

(ks/mun/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya