alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati
Ponpes Raudlatul Ulum, Pati (2-Habis)

Perangi Covid-19, Produksi APD Mandiri

09 Mei 2021, 10: 36: 28 WIB | editor : Ali Mustofa

BIKIN SENDIRI: APD hasil buatan Yayasan Raudlatul Ulum melalui BLK komunitas setempat.

BIKIN SENDIRI: APD hasil buatan Yayasan Raudlatul Ulum melalui BLK komunitas setempat. (PONPES RAUDLATUL ULUM GUYANGAN PATI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pesantren Raudlatul Ulum tak Cuma belajar. Mereka sudah dipercaya membuat alat pelindung diri (APD) sejak ada pandemi.

Beberapa APD yang diproduksi yakni baju pelindung badan atau hamzat, alas kaki, topi dalam, dan topi luar. Produksi itu ditunjukkan untuk memenuhi kebutuhan medis RS As Suyuthiyyah, yang berada di bawah naungan yayasan ponpes.

Ustaz Qosis, salah satu pengurus Ponpes Raudlatul Ulum menyebut, produksi APD itu bentuk kemandirian pihak ponpes dan rumah sakit. Sehingga tidak bergantung APD bantuan pemerintah ataupun masyarakat.

Baca juga: Beban Ganda Perempuan Di Bulan Ramadan

Ada belasan peserta dari berbagai kalangan yang turut terlibat dalam setiap paket pelatihan. Mulai remaja hingga dewasa. Mereka yang terlibat mayoritas warga sekitar pondok. ”Berbekal ilmu yang didapat, peserta langsung berjibaku untuk menjahit APD,” ungkapnya.

Dia menerangkan, pembuatan APD oleh peserta BLK untuk mengoptimalkan keberadaan mesin jahit yang ada. Demi tujuan perang melawan Covid-19. Sehingga produksi dimaksimalkan sebanyak-banyaknya.

Pembuatan itu dilakukan sejak mulai adanya Pandemi Covid-19. Yakni sekitar Maret 2020. Saat itu peserta yang sebenarnya dijadwal mendapatkan pelatihan pembuatan baju biasa kemudian berganti sesuai kebutuhan dan situasi.

Meski terbilang mendadak, pembuatan APD justru dinilai lebih mudah daripada baju umumnya. ”Setelah selesai, nanti APD ini disterilkan terlebih dahulu. Setelah proses sterilisasi selesai, baru kami kemas dan kami serahkan ke Rumah Sakit As Suyuthiyyah,” ungkapnya.

Meski APD tersebut diproduksi untuk kebutuhan sendiri, adapula beberapa pihak dari luar yang coba memesan melalui akun media milik ponpes. Namun demikian tetap saja produksi hanya untuk menyuplai kebutuhan rumah sakit di bawah naungan ponpes itu. Bukan untuk kepentingan komersil. (tos)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya