alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

56 Warga Perumahan Positif Covid-19

09 Mei 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTISIPASI: Kegiatan swab antigen untuk warga Perumahan RSS Sidokerto siang kemarin.

ANTISIPASI: Kegiatan swab antigen untuk warga Perumahan RSS Sidokerto siang kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus – Kasus co­vid-19 “meledak” di Ka­bu­pa­ten Pati. Perumahan RSS Desa Sidokerto, Ke­ca­matan Kota, menjadi klas­ter baru. Total ada 56 war­ga yang dinyatakan po­sitif covid-19, dari hasil pe­ne­lusuran kontak erat yang dilakukan Satuan Tu­gas (Satgas) Penanganan Co­vid-19 Kabupaten Pati.

“Data yang kami kumpulkan total ada 56 yang ter­kon­firmasi positif covid-19. Da­ta ini termasuk 26 kasus po­si­tif baru siang kemarin da­ri hasil tracing,” jelas Ca­mat Pati Kota Didik Rus­diar­tono kepada Jawa Pos Ra­dar Kudus.

Karena itu pihaknya ber­ha­rap agar masyarakat ber­hati-hati, karena saat ini Pe­ru­mahan RSS Sidokerto men­ja­di zon merah. Khu­susnya di RT 10 dan RT 12. Perumahan tersebut di­lockdown mulai 7 hingga 21 Mei mendatang. “Selalu pa­tuhi protokol kesehatan 5 M. Memakai masker, menja­ga jarak, mencuci tangan, meng­hindari kerumunan, dan me­ngurangi mobilitas,” paparnya.

Baca juga: Ada Penyekatan di Area Perbatasan, Bus dari Jatim Terhenti di Rembang

Terpisah, hingga Sabtu siang kemarin, hasil tracing de­ngan melakukan swab an­ti­gen ditemukan 26 warga yang terkonfirmasi positif. Hal ini disampaikan oleh Ke­pa­la Pelaksana Harian Ba­dan Penanggulangan Ben­­cana Daerah (BPBD) Ka­bu­paten Pati, Martinus Bu­di Prasetya yang juga me­ru­pakan anggota Satgas Covid-19.

Langkah tracing ini di­la­tarbelakangi adanya 30 war­ga Perumahan RSS Si­do­kerto yang terpapar covid-19 pada Jumat (7/5). “Klaster penyebaran co­vid-19 terhitung sejak kema­rin. Mereka yang positif lang­sung diisolasi ke RSUD Soe­wondo, Pati,” terang Mar­tinus Budi Prasetya.

Kemarin ada sekitar 200-an warga dari 3 RT yang men­jalani swab antigen di lapangan setempat. Da­lam pelaksanaan tracing ter­se­but, Bupati menginstruk­sikan Dinas Kesehatan Ka­bu­paten Pati dan jajar­an­nya untuk melakukan tracing warga yang di­mung­kinkan melakukan kon­tak langsung dengan pa­sien covid-19. Antara lain di­bantu Pus­kes­mas Pati II, Pus­kes­mas Tlogowungu, dan Pus­kes­mas Wedarijaksa. (aua)

(ks/him/top/JPR)

 TOP