alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Cegah Kenaikan Covid-19, Disiplin Pelaksanaan Prokes

08 Mei 2021, 16: 37: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

Share this      

JAKARTA - Tren kepatuhan menjalankan protokol kesehatan (prokes) menurun, dorong peningkatan kasus aktif Covid-19 di sejumlah daerah. Efektivitas pengawasan pelaksanaan prokes harus segera ditingkatkan.

"Dampak penurunan kepatuhan menjalankan prokes terhadap peningkatan kasus aktif harus diwaspadai dengan meningkatkan pengawasan yang konsisten dan terukur terhadap pelaksanaan prokes di setiap daerah," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5).

Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis (6/5) menyoroti tren kenaikan kasus aktif di lima provinsi yang juga telah melebihi persentase kasus aktif di tingkat nasional. Peningkatan kasus aktif Covid-19 itu, disebabkan penurunan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Tiba di Kudus, Pemudik Langsung Dites Rapid Antigent

Kelima provinsi tersebut, ungkap Satgas Covid-19 yakni Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan juga Sulawesi Tengah. Menurut Lestari, kondisi tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan agar konsisten melakukan pengawasan dalam penerapan prokes di area publik, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan.

Apalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini sejumlah faktor mempengaruhi kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes, seperti euforia vaksinasi dan sudah berlangsung lamanya pandemi yang menyebabkan kejenuhan masyarakat. Rerie berharap, para pemangku kepentingan memiliki konsistensi dan kreativitas untuk menjaga agar kepatuhan masyarakat menjalankan prokes terus meningkat.

Karena kegagalan kita menanamkan disiplin terhadap masyarakat dalam menjalankan prokes, tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, berdampak pada potensi peningkatan kasus aktif Covid-19. 

Sebagai contoh, catatan Satgas Covid-19 menyebutkan di Provinsi Riau tercatat konsisten mengalami penurunan kepatuhan menjaga jarak sebesar 5 persen sejak minggu pertama yang diikuti dengan kenaikan kasus aktif sebesar 6 persen selama 4 minggu terakhir.

Bila ketidakdisiplinan menjalankan prokes meluas, ujarnya, tidak menutup kemungkinan ledakan kasus positif Covid-19 bisa terjadi. 

Rerie berharap, di masa libur Idul Fitri 1442 H ini para pemangku kepentingan di sejumlah daerah selain meningkatkan testing, tracing dan treatments terhadap pendatang, juga melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan dan pemahaman prokes dalam keseharian masyarakat.*

(ks/war/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya