alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Semen Gresik Gelar Kick-Off Meeting Sistem Manajemen Antisuap

08 Mei 2021, 11: 42: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

KOMITMEN MANAJEMEN BERSIH: Dirut SG Subhan menyampaikan penerapan ISO 37001:2016 SMAP di korporasi menjadi bukti komitmen SG untuk menjaga semangat antikorupsi.

KOMITMEN MANAJEMEN BERSIH: Dirut SG Subhan menyampaikan penerapan ISO 37001:2016 SMAP di korporasi menjadi bukti komitmen SG untuk menjaga semangat antikorupsi. (PT SG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – PT Semen Gresik (SG) menggelar kick-off meeting dalam rangka penerapan Standar Manajemen Mutu ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP). Selain dihadiri karyawan, kick-off meeting yang digelar virtual ini, juga dihadiri Direktur Utama SG Subhan, jajaran direksi, dan manajemen.

Pada kegiatan ini, karyawan diberikan pemahaman penerapan SMAP yang mencakup manfaat, ruang lingkup, hingga tahapan implementasi. Implementasi ISO 37001:2016 mengacu pada arahan dari Kementerian BUMN yang mewajibkan penerapannya di seluruh BUMN dan anak perusahaan.

Direktur Utama SG Subhan menegaskan, penerapan ISO 37001:2016 SMAP di korporasi adalah bukti komitmen SG untuk menjaga semangat antikorupsi dengan terciptanya good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik dan bersih.

Baca juga: Sinergitas Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua Murid dalam Pelaksanaan PTM

Ditambahkan, bermodal skor self assessment GCG SG yang selama ini berkualifikasi sangat baik, ditopang insan SG yang memiliki kapabilitas, loyalitas, dan integritas, pihaknya optimistis mampu menerapkan SMAP guna mendapatkan sertifikasi SNI ISO 37001:2016 yang ditarget pada September mendatang.

”Kami berharap SMAP bukan sekadar desain pencegahan suap, namun ke depan benar-benar menjadi habit atau kebiasaan, mentalitas, dan perilaku karyawan SG sehari-hari. Tentu ini butuh dukungan semua lini. Dimulai dari top level management sebagai role model hingga ke bawah. Kami yakin, jika korporasi sudah menerapkan governance yang baik, sistem pencegahan suap telah berjalan, maka perilaku koruptif otomatis akan berkurang,” katanya kemarin.

Ditandaskan, SMAP adalah strategi SG sebagai korporasi bagian dari BUMN yang ingin memutus mata rantai budaya penyuapan di negeri ini. Sekaligus sebagai bentuk kepatuhan pada perundang-perundangan. Kecuali itu, SMAP adalah sebuah tuntutan di tengah tren bisnis yang demikian cepat dan kompetitif.

ISO 37001:2016 adalah sebuah instrumen yang dirancang untuk membantu sebuah organisasi sektor publik, swasta, atau nirlaba mengembangkan dan mengimplentasikan program antisuap. Instrumen ini berisi serangkaian tindakan, kontrol, atau prosedur yang harus dilakukan untuk mencegah, mendeteksi, dan mengatasi suap. SMAP berpegang teguh pada prinsip ”Say 4 No”. Yaitu no bribery (menolak segala bentuk suap menyuap dan pemerasan), no kickback (menolak meminta komisi dalam bentuk uang atau barang), no gift (menolak hadiah atau gratifikasi), dan no luxurious hospitality (menolak penyambutan dan jamuan yang berlebihan).

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum SG Gatot Mardiana menambahkan, serangkaian proses sedang dilakukan SG untuk mendapatkan sertifikasi SNI ISO 37001:2016. Antara lain, konsultasi, training awareness, dokumentasi, sosialisasi kepada pihak internal eksternal, audit internal atas implementasi SMAP, tinjauan dewan pengarah, tinjauan manajemen puncak, serta tinjauan fungsi kepatuhan antipenyuapan.

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya