alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Penyekatan Pemudik, 754 Personel Dikerahkan di Perbatasan Jateng-Jatim

06 Mei 2021, 15: 03: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

DIPERKETAT: Petugas memberhentikan kendaraan dari arah Jawa Timur di Jembatan Timbang Temperak, Sarang, Rembang kemarin.

DIPERKETAT: Petugas memberhentikan kendaraan dari arah Jawa Timur di Jembatan Timbang Temperak, Sarang, Rembang kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Penyekatan mulai diberlakukan di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur hari ini. Yaitu di Pos Sarang, Rembang-Jatim dan Pos Ketapang, Cepu, Blora-Jatim. Kali ini akan diberlakukan putar balik apabila ditemui ada pemudik. Personel gabungan di Kabupaten Rembang yang dikerahkan ada sekitar 500 personel. Sementara di Kabupaten Blora sekitar 254 personel. Total 754 personel. Mereka dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

Di Pos Ketapang, Cepu, Blora, akan diisi sekitar 55 personel setiap hari. Di Pos Sarang diisi sekitar 70 personel setiap hari. Jumlah itu lebih banyak dari pos-pos lain.

Di Pos Sarang sudah dilaksanakan pengetatan protokol kesehatan baru-baru ini. Kasat Lantas Polres Rembang Indra menyampaikan kegiatan pengetatan sudah dilakukan 22-5 Mei. Kegiatan ini belum diberlakukan putar balik. Hanya pengetatan prokes. Sekaligus mengantisipasi pemudik dini.

Baca juga: Pakai Smartfren di Realme C21 Berpeluang dapat 384 GB dan SmartTV

Kemarin, di halaman Mapolres Rembang dilaksanakan apel gelar pasukan Ketupat Candi. Dihadiri Bupati Rembang Abdul Hafidz dan pasukan gabungan. Bupati Rembang Abdul Hafidz yang membacakan amanat Kapolri menyampaikan, giat apel kemarin diselenggarakan serentak seluruh Indonesia.

Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, apabila Pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan sebesar 81 juta orang. ”Namun setelah diumumkannya larangan mudik, masih terdapat 7 persen atau 17,5 juta orang yang akan melaksanakan mudik,” katanya.

Penyelenggarakan Operasi Ketupat-2021 akan dilaksanakan 12 hari.  Mulai dari hari ini sampai dengan 17 Mei 2021. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus kemarin di wilayah Kaliori dan di depan Kantor Pemkab juga sudah didirikan posko.

Terpisah, beberapa waktu lalu, Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre menegaskan mudik tidak diperbolehkan. Sehingga masyarakat diminta untuk mematuhi pemerintah. Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah operasi ketupat dengan melakukan penyekatan di lokasi perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. ”Di Kabupaten Rembang ini perbatasannya di Sarang nanti akan lakukan penyekatan,” ujarnya.

Kendaraan yang masuk akan diperiksa. Termasuk bus dan angkutan umum. ”Kalau tidak mengikuti anjuran pemerintah akan diputar balik. Kami pastikan nggak akan kebobolan,” tegasnya.

Sementara untuk kegiatan penyekatan yang memberlakukan putar balik pada 6 Mei sampai 17 Mei. "Kami mengutamakan kendaraan yang dari luar Jawa Tengah," jelasnya.

(ks/vah/zen/top/JPR)

 TOP