alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Terus Bertambah, Kini Ada Lima Pertashop di Kabupaten Kudus

05 Mei 2021, 11: 30: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

TERUS BERTAMBAH: Jumlah Pertashop di Kabupaten Kudus terus mengalami penambahan jumlahnya untuk melayani pelanggan yang berada dipinggiran kota.

TERUS BERTAMBAH: Jumlah Pertashop di Kabupaten Kudus terus mengalami penambahan jumlahnya untuk melayani pelanggan yang berada dipinggiran kota. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Jumlah Pertashop terus bertambah. Yang semula dua kini menjadi lima Pertashop.

Unit Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan, akhir 2020 jumlahnya baru 19 titik. Sedangkan saat ini sudah bertambah menjadi 29 titik se-eks Karesidenan Pati.

Di Kabupaten Kudus ada lima pertashop, Kabupaten Pati tiga, Kabupaten Blora tujuh, Kabupaten Grobogan enam, dan Kabupaten Jepara ada delapan. Sedangkan Kabupaten Rembang masih nihil.

Baca juga: Punya Tujuh Unit Usaha, Penuhi Kebutuhan Santri dan Masyarakat

“Masih terbuka peluang usaha mendirikan Pertashop. Karena target satu desa/kecamatan tersedia satu outlet pertashop. Hal ini, sejalan dengan program One Village One Outlet (OVOO),” jelasnya.

Investasi terendah berkisar Rp 250 juta untuk jenis Pertashop gold, kemudian Rp 400 juta untuk jenis platinum dan Pertashop diamond mencapai Rp 500 juta.

Syarat bergabung yakni harus berbadan hukum seperti CV, PT, maupun koperasi atau Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Persyaratan lainnya, calon investor Pertashop harus memenuhi dokumen persyaratan dari pemkab setempat dan dokumen lainnya untuk kemudian mendaftar secara online.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti menjelaskan, adanya Pertashop untuk daerah yang jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bisa terlayani. “Utuk BBMnya hanya ada pertamax. Kondisinya juga belum begitu ramai, karena masyarakat belum familiar dengan Pertashop,” terangnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP