alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

LKPj Tahun Anggaran 2020: DPRD Jepara Beri 87 Rekomendasi

04 Mei 2021, 17: 06: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

REKOMENDASI: Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif (kanan) menyerahkan rekomendasi LKPj tahun Anggaran 2020 kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin.

REKOMENDASI: Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif (kanan) menyerahkan rekomendasi LKPj tahun Anggaran 2020 kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin. (M KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara memberikan 87 rekomendasi atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Rekomendasi disampaikan kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin.

Rekomendasi itu diberikan pada saat rapat pripurna dengan agenda penyampaian Keputusan DPRD tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2020, dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Jepara  Haizul Ma’arif.

Sebelumnya, dewan telah membentuk empat pansus untuk membahas LKPj Bupati Jepara. Disepakati 87 rekomendasi. Rekomendasi dibacakan langsung oleh Ketua DRPD Jepara Haizul Ma’arif.

Baca juga: Triwulan Satu, PAD Kabupaten Pati Sebesar 24 Persen

Beberapa rekomendais itu di antaranya perlu adanya peningkatan kinerja Satpol PP dalam menegakkan perda. Maka perlu tambahan personel dan anggaran. Selain itu juga terkait inventarisasi dan pengoptimalan aset daerah.

Haiz menyampaikan masih adanya kebocoran dalam pemungutan retribusi. Sehingga Jepara sudah saatnya menerapkan e-retribusi.

Persoalan jam masuk pabrik-pabrik besar di Jepara juga tak luput dari catatan. Kemacetan jalan raya Jepara – Kudus, khususnya pada ruas-ruas jalan yang terdapat pabrik besar pada jam-jam tertentu, menjadi dasar rekomendasi ini.

”Jam masuk kerja pada perusahaan-perusahaan harus berbeda dengan jam masuk sekolah dan kantor. Perusahaan wajib menyediakan alat transportasi masal untuk antar jemput karyawan,” imbuhnya.

Di bidang ekonomi dewan menyebut menurunnya minat tenaga kerja bidang seni ukir, home industri, dan kerajinan. Dewan merekomendaiskan pemkab untuk lebih intens menyusun program pembinaan, pendidikan, dan pelatihan di bidang tersebut. Serta gencar mempromosikan produk lokal unggulan daerah. Agar mampu menggairahkan pasar industri lokal.

”Perbanyak pameran industri mebel dan kerajinan Jepara baik berskala domestik maupun internasional,” ujarnya. Terkait urusan pendidikan, pihaknya merekmendasikan untuk segera mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah. Insentif untuk guru di lembaga swasta juga perlu dialokasikan anggaran.

Sementara tentang kesehatan, perlu adanya sosilasialisasi tentang pelaksanaan pemulasaran jenazah dengan protokol kesehatan.

Terakhir, di bidang infrastruktur direkomendasikan agar kegiatan pembangunan yang belum terselesaikan bisa dilanjutkan pada tahun ini dan tahun depan.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan ucaoan terimakaish dan apresiasi kepada dewan yang telah memberikan catatan pelaksanaan kinerja pemkab pada 2020. Sebanyak 87 rekomendasi itu dinilai sangat berarti untuk evaluasi kinerja pemkab ke depan.

“Perlu adanya sinergi semua pihak agar kami bisa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Dan kami sampaikan permohonan maaf atas penyelenggaraan pemerintahan yang masih menyisakan catatan dan evaluasi,” tuturnya. 

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP