alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Puluhan Warga Sembuh dari Covid-19, Desa Kuryokalangan Kembali Normal

04 Mei 2021, 16: 31: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

KEMBALI NORMAL: Para pemuda Desa Kuryokalangan, Gabus, melaksanakan bakti sosial pasca desa tersebut muncul klaster covid.

KEMBALI NORMAL: Para pemuda Desa Kuryokalangan, Gabus, melaksanakan bakti sosial pasca desa tersebut muncul klaster covid. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI - Pemerintah Desa Kuryokalangan mengimbau masyarakatnya agar tetap beraktivitas normal dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Kasus covid yang melibatkan orang mudik kemarin, harus menjadi pelajaran bersama.

Untuk diketahui dari 39 warga yang positif Covid-19, saat ini sudah 35 orang yang dinyatakan sembuh. Sisanya 4 orang masih menjalani isolasi.

"Kami berharap kedepan tidak ada warga yang terpapar covid lagi. Kami mengimbau agar masyarakat dalam beraktifivitas tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai bentuk kewaspadaan. Kasus kemarin harus menjadi perhatian dan pelajaran warga kami khususnya," terang Kepala Desa Kuryokalangan, Didik Hermanto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Kudus Salurkan Beasiswa Untuk 280 Anak Senilai Rp 24,5 M

Lebih lanjut pihaknya mengaku, kasus klaster covid-19 di desanya yang viral sangat berdampak terhadap warganya. Baik dari segi perekonomian dan sosial.

Karena itu pihaknya sampai mengeluarkan surat edaran tentang normalisasi kegiatan di desa. Mengingat kasus covid sudah melandai. Normalisasi kegiatan dengan konsekuensi harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Alhamdulillah kemarin sudah mulai normal kembali. Hal itu seperti terlihat dari kegiatan pemuda desa yang melakukan bagi-bagi takjil di pinggir gapura masuk desa," paparnya.

Sekretaris Desa Kuryokalangan, Hayin Nu'man menambahkan, dengan adanya kasus covid yang viral kemarin bisa menjadikan pelajaran kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

"Semua kegiatan yang dilakukan harus mematuhi protokol kesehatan. Peristiwa kemarin merupakan pembelajaran bersama tentang pentingnya mematuhi prokes sebagai wujud ikhtiar memutus mata rantai persebaran covid-19," tegasnya. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP