alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pendidikan Karakter Melalui Baca Tulis Alquran

04 Mei 2021, 10: 05: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

Arif Sumarjo, S.Pd.I; GPAI & Budi Pekerti SDN 1 Sambongrejo, Tunjungan, Blora

Arif Sumarjo, S.Pd.I; GPAI & Budi Pekerti SDN 1 Sambongrejo, Tunjungan, Blora (DOK PRIBADI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

AKHLAQUL Qur’an; Alquran bagi kaum muslimin adalah kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. melalui malaikat jibril. Kitab suci ini memiliki kekuatan yang luar biasa, yang berada di atas kemampuan apapun, kandungan pesan illahi yang disampaikan kepada rasul pilihan-Nya pada permulaan abad ke-7 itu telah meletakkan basis untuk kehidupan individu dan sosial kaum muslimin dalam segala aspeknya. Setiap mukmin mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap Alquran.

Diantara kewajiban dan tanggung jawab itu ialah membaca, mempelajari, mengajarkan serta mengamalkannya. Sebagai kitab suci yang diagungkan dan sebagai sumber norma hukum dalam kehidupan, ayat-ayat yang terdapat di dalam Alquran banyak memberi norma-norma yang secara langsung memotivasi umatnya untuk belajar, mentradisikan, dan mengaplikasikan kemampuan baca tulis Alquran dalam kehidupan.

Dalam keseluruhaan proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar mengajar serta pembinaan akhlak, mental, karakter secara rutin merupakan kegiatan yang paling pokok sebagai pondamental anak didik. Ini berarti, berhasil tidaknya pencapaian pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses belajar yang dialami oleh siswa sebagai peserta didik serta tingkat pembinaan yang dilakukan guru terhadap hasil dari pembelajaran itu sendiri.

Baca juga: Ditinggal Mergo Mlarat Bondo

Hakikat belajar Baca Tulis Alquran (BTA) adalah untuk menghantarkan anak didik menguasai konsep-konsep membaca dan menulis yang benar dan keterkaitannya untuk membentuk akhlak. Karakter dan mental anak didik untuk bisa mengatasi/menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah dan masyarakat.

Kata menguasai disini mengisyaratkan bahwa harus menjadikan anak didik tidak sekedar tahu (khowing) dan hafal (memorizing) tentang baca tulis alqur’an (BTA) melainkan harus memahami (to understand).

Konsep-konsep tersebut menghubungkan keterkaitan suatu konsep dengan konsep yang lain. Maka dari itu, untuk menghantarkan anak didik agar mampu memahami Alquran secara mendalam, anak didik terlebih dahulu dikenalkan pada manfaat, tujuan dan arti penting belajar BTA. Adapun, tujuannya mencapai sasaran yang ingin dicapai, dengan cara menkaji dan membaca Alquran dengan bacaan yang benar. Sekaligus memahmai kata-kata dan kandungan makna-maknanya.

Sehingga anak didik mampu memahmi tentang makna ayat-ayat Al-Quran dengan baik. Sehingga peran guru menjadi dominan dalam membentuk karakter melalui pendidikan baca tulis Alquran yang di dalamnya terkandung pembelajaran tentang berbagai hal penting seperti: penjelasan tentang hukum-hukum, etika-etika, sopan santun yang bisa dijadikan pijakan/pedoman untuk memantapkan akidah Islam dalam hati anak didik, sehingga dalam berprilaku, ia selalu mengedepankan perintah-perintah Allah SWT. yang tertuang dalam Alquran.

Oleh karena itu Al-Quran dijadikan sebagai obat, peringatan, dan rahmat akan sifat dan prilaku manusia. Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT. dalam Alquran surat Al-Isra’ ayat 82 yang artinya: ”Dan kami turunkan dari Alquran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Quran itu) hanya akan

menambah kerugian”

Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah menjadikan Al-Quran sebagai pelebur segala emosi dan amarah yang mampu mendamaikan dan memberi ketenangan pada diri manusia, sebagaimana firman Allah SWT. dalam Al-Quran surah Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya : “(Yaitu) orng-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”.

Membaca, mempelajari, dan mengamalkan firman-firman Allah SWT yang tertuang dalam kitab suci (Alquran) memupuk harapan bangsa ini lewat anak didik yang berbudi pekerti, berahklak, berkarakter dan bermental Alquran. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP