alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Pembangunan Jalan Kabupaten Grobogan Digelontor Rp 49,8 Miliar

03 Mei 2021, 16: 14: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

Pembangunan Jalan Kabupaten Grobogan Digelontor Rp 49,8 Miliar

GROBOGAN – Pembangunan jalan Kabupaten Grobogan 2021 digelontor dana sebesar Rp 49,8 miliar. Dana hingga puluhan miliar itu, berasal dari Dana Alokasi Kusus (DAK) dari pemerintah pusat dan Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Tengah.

”Untuk pembangunan jalan dari DAK ada tiga titik jalan dan Banprov ada empat titik jalan,” kata Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto.

Dijelaskan, tiga titik jalan  menggunakan DAK di antaranya peningkatan jalan Bendungharjo-Mojo anggaran sebesar Rp 8,7 miliar, peningkatan jalan Pengkol-Bendungan sebesar Rp 2,1 miliar dan peningkatan Jalan Manggarmas-Pahesan sebesar Rp 7,9 miliar. Total anggaran dari DAK sebesar Rp 18,8 miliar.

Baca juga: Masuk Pondok, Gasak Ponsel dan Uang Santri

Selanjutnya empat titik pembangunan jalan Kabupaten menggunakan dana Banprov. Yaitu peningkatan jalan Dimoro – Sedadi sebesar Rp 7 miliar, peningkatan Geyer-Jambangan sebesar Rp 3,8 miliar, peningkatan jalan Tegowanu-Tunjungharjo sebesar Rp 7 miliar dan peningkatan Jalan Tuko-Mlowo sebesar Rp 10 miliar. Total anggaran Banprov ada Rp 18,8 miliar.

”Jika ditotal anggaran pembangunan jalan Kabupaten dari DAK dan Banprov ada Rp 49,8 miliar,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, tiga titik peningkatan jalan dari dana PAK sudah mulai proses lelang pada bulan April lalu. Sedangkan empat titik peningkatan jalan akan dilelang pada bulan Mei ini. Adanya penambahan pembangunan jalan ini bisa menambah jalan baik di kabupaten Grobogan.  Kondisi jalan Kabupaten hingga akhir tahun 2020 sudah mencapai 78,91 %.  Dibandingkan kondisi akhir tahun 2015 yaitu 40,69 % .Adapun panjang jalan yang dibangun dari tahun 2016 s.d 2020 sebesar 182,23 Km dengan total anggaran sebesar Rp 615,2 milyar.

”Pembangunan infrastruktur merupakan program perioritas Bupati Sri Sumarni. Maka sisa jalan masih rusak akan diselesaikan hingga akhir masa jabatan sesuai dengan RPJMD,” terang dia. 

(ks/mun/him/top/JPR)

 TOP