alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Meraih Berkah Ramadan melalui Kegiatan Virtual

03 Mei 2021, 09: 30: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

Ulfah Rahmawati; Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat IAIN Kudus

Ulfah Rahmawati; Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat IAIN Kudus (DOK PRIBADI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

SETIAP tahun hadirnya Ramadan selalu disambut dengan dengan suka cita. Beberapa slogan digaungkan dalam menyambut dan mengisi bulan Ramadan, ada Ramadan penuh syukur, Ramadan penuh berkah, Ramadan Kariim, dan lainnya. Semua slogan slogan tersebut menunjukkan hal yang berorientasi pada suatu kemuliaan dan keberkahan bulan Ramadan. Terdapat salah satu Hadis Riwayat Ahmad yang menunjukkan tentang keberkahan bulan Ramadan yaitu “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan Bulan yang penuh berkah...”.

Bulan Ramadan mengajarkan kepada kita akan makna keberkahan hidup yang dimulai dari motivasi diri, pengendalian diri, memahami kondisi yang kemudian diikuti dengan mewujudkannya dalam gerak nyata menuju keberkahan hidup dunia dan akhirat.

Oleh  karenanya untuk memperoleh keberbakahan bulan Ramadan, maka setiap orang berupaya untuk mengoptimalkan tiap waktunya dengan berbagai kegiatan yang dapat menambah kebaikan. Betapa tidak bahwa bulan Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah, penuh kemuliaan, karena setiap detiknya kita dapat memanfaatkan waktu untuk berbuat kebaikan sebagai upaya meraih berkah. Melaksanakan sahur, menjalankan ibadah puasa Ramadan, membaca Al Quran, melaksanakan Tarawih, Qiyamul lail. Lantas, selain itu kegiatan apalagi yang bisa kita lakukan sebagai upaya meraih berkah Ramadan dengan kondisi Ramadan yang sedang berlangsung sekarang? Apakah kita tetap bisa?

Baca juga: Membangun Emosi Positif dalam Pembelajaran Daring

Tetap bisa, meskipun Ramadan yang sedang berlangsung tahun ini 1442 H / 2021 M, merupakan Ramadan tahun kedua, dalam kondisi pandemi covid-19. Adanya poin pembatasan kegiatan berkerumun dan berinteraksi yang masih menjadi upaya pemerintah menangani pandemi, tidak kemudian menyurutkan semangat diri untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan kegiatan yang membawa berkah kebaikan dan kemanfaatan.

Bahkan belajar dari kondisi satu tahun pandemi yang sudah terlewati, di mana semua aspek kegiatan masyarakat, baik itu dalam kegiatan pendidikan, pelayanan publik, kegiatan kegiatan ilmiah, silaturahim, juga pada akifitas jual beli semuanya banyak dilakukan secara virtual. Maka, tahun ini kita juga dapat sama sama melihat bahwa ada banyak kegiatan Ramadan yang dilakukan secara virtual.

Kegiatan Ramadan virtual tidak menjadi penghalang bagi umat muslim untuk tetap banyak melakukan kegiatan yang berorientasi pada ibadah dan kebaikan. Tujuannya tidak lain tidak bukan, sebagai upaya meraih berkah dari Bulan Ramadan. Diantara ragam kegiatan Virtual Ramadan bisa kita temui dengan istilah ngaji online, pesantren virtual Ramadan, posonan online, khataman online.  Kegiatan - kegiatan virtual tersebut bisa kita ikuti melalui media sosial, ada yang interaksi virtual langsung melalui aplikasi zoom, ada yang melalui Streaming pada chanel Youtube, Grup WA, dengan berbagai ragam tema, bahkan sampai pada mengaji dan mengkaji kitab tertentu layaknya kegiatan posonan yang umum dilakukan di pondok-pondok pesantren.

Jadi, melalui semarak kegiatan virtual yang ada di bulan Ramadan ini, kita bisa mengaji dan mengkaji di pesantren dengan mengikuti kegiatan mengaji dan mengkaji berbagai ilmu melalui virtual. Sebagai upaya kita meraih keberkahan bulan Ramadan, dengan menambah kebaikan, memanfaatkan tiap waktunya dengan kegiatan kegiatan yang bermanfaat. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP