alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Jelang Lebaran, Dinkes Pati Temukan Produk Tak  Layak Jual

01 Mei 2021, 17: 32: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

MAMIN TAK LAYAK: Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melakukan pengawasan produk pangan di sejumlah swalayan.

MAMIN TAK LAYAK: Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melakukan pengawasan produk pangan di sejumlah swalayan. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI - Menjelang lebaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melakukan pengawasan pangan di sejumlah swalayan. Pengawasan pangan itu dilakukan untuk memastikan produk yang dijual aman untuk konsumen.

Kegiatan pengawasan pangan dilakukan di swalayan antara lain Surya Baru, ADA Swalayan dan Luwes baru-baru ini. Kasi Kefarmasian dan Alkes Endri Jatmiko, mengungkapkan kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahun untuk mengetahui apakah bahan pangan atau produk  yang dipasarkan sudah aman untuk dijual ke masyarakat, dengan melihat dari segi tanggal kadaluwarsa, kemasan, izin edar dan penampakan dari produk tersebut.

Dari ketiga swalayan besar tersebut, ditemukan beberapa produk yang kurang layak untuk dijual, seperti kemasan kaleng yang penyok, label di kemasan belum lengkap, tidak adanya tanggal kadaluwarsa, belum adanya izin edar minimal P-IRT, dan kemasan yang bocor. Dengan adanya temuan tersebut, maka Dinkes Pati meminta pihak manajemen swalayan untuk memperhatikan hal tersebut.

Baca juga: THR ASN Rp 47 Miliar di Pati Cair Pekan Depan

"Pihak manajemen swalayan harus segera menyeleksi dan mensortir produk yang tidak layak dijual untuk disimpan di tempat yang aman, dan segera untuk di-return atau dimusnahkan," terang Endri Jatmiko.

Lebih lanjut, pihaknya berharap bagi produsen P-IRT agar mematuhi peraturan pemerintah yang sudah ada. Sedangkan masyarakat diharap agar lebih cermat, teliti dalam membeli produk pangan secara aman.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Edi Siswanto mengungkapkan, pihaknya memang akan rutin melakukan pengawasan pangan untuk memastikan keamanan produk yang dijual ke masyarakat. Tidak hanya di swalayan-swalayan melainkan di pasar juga. Dengan menggandeng dinas terkait lainnya.

Menurutnya pengawasan produk pangan sangat penting. Hal ini untuk melindungi masyarakat dari bahaya makanan-makanan yang tidak layak.

"Ini sebagai bentuk tanggung jawab dinas kesehatan untuk melindungi masyarakat dari bahaya makanan yang kadaluwarsa dan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, borax dan lainnya," jelas Edi. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP