alexametrics
Selasa, 11 May 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Patuhi Larangan Mudik, Ribuan Santri di Kudus Pulang Lebih Awal

01 Mei 2021, 17: 02: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

Patuhi Larangan Mudik, Ribuan Santri di Kudus Pulang Lebih Awal

KUDUS – Pesantren di Kudus memulangkan ribuan santri sebelum Ramadan. Ini lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya. Langkah itu diambil untuk mematuhi larangan mudik dari pemerintah yang berlaku mulai 6 Mei-17 Mei.

Kasi PD Pontren Kemenag Kudus Sulthon mengaku telah menyosialisasikan larangan mudik ke pesantren yang ada di Kudus melalui surat edaran sejak dua pekan lalu. Koordinasi berjalan lancar.

Dari total 145 Ponpes, sekitar 80 telah diinfo. Terutama ponpes yang memilki santri luar daerah. Sementara sisanya hanya memiliki santri lokal saja.

Baca juga: Soal Kosongnya 179 Formasi di 56 Desa, Dinas PMD Bakal Lakukan Ini

Sulthon mengatakan dengan edaran itu ponpes di Kudus komitmen mematuhi larangan mudik bagi santri. “Jadi banyak ponpes yang memulangkan santrinya lebih awal. Ada pula yang sebelum Ramadan sudah pulang," ungkapnya.

Sulthon mengaku, pesantren mandiri dengan menerapkan standar protokol kesehatan. Sehingga keamanan dan kesehatannya terjamin.

Tercatat ada 9.000-an santri dari berbagai ponpes yang ada di Kudus telah pulang. Sebagian sebelum ramadan. Sebagian sisanya sebelum 22 April. Dan lainnya 23 April-5 Mei.

Ustad Susanto pengurus ponpes Assa'idiyyah mengatakan santrinya telah pulang sebelum ramadan. Terutama yang berasal dari luar daerah, seperti, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Total ada sekitar 50-an santri putra maupun putri yang telah pulang.

Sementara untuk tanggal kembali, pihak ponpes menyesuaikan peraturan pemerintah. Yakni setelah 17 Mei. Namun itu bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah.

"Untuk saat ini memang masih ada yang di pondok. Namun mereka santri lokal saja," pungkasnya. (tos)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP