alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Dari Coretan, Hasilkan Cuan

30 April 2021, 09: 54: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

Nailis Su’udah

Nailis Su’udah (DOK PRIBADI)

Share this      

NAILIS Su’udah menunjukkan lukisan karyanya. Salah satunya, KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Hobinya kini menghasilkan. Selain dapat pesanan, juga memperoleh cuan dari konten Youtube.

Baginya, menggambar harus punya konsep. Tidak asal corat-coret. Nailis lebih suka menggambar wajah daripada pemandangan. ”Caranya beda-beda. Ada yang liat wajah langsung atau foto. Ada yang dari imajinasi,” katanya.

Dia mengonsep lukisannya dengan pensil dulu. Pertama-tama, Nailis membuat semacam lingkaran. Setelah itu, dibuat garis vertikal di tengah lingkaran itu. ”Usahakan untuk simetris, agar wajah terlihat rapi,” ujar gadis asal Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Pati, itu.

Baca juga: Duh, Lowongan Komisaris Utama PT BPE Nihil Pendaftar

Semacam sketsa wajah dibuatnya di kertas ukuran A4. Cukup rumit menurut wartawan ini. Terlihat seperti akan membuat topeng. Semacam akan membuat gambar mata.

Setelah itu, dia membuat sketsa hidung dengan dua garis vertikal dekat pada ujung dalam mata. ”Buat pula lingkaran kecil. Itu pada garis dua yang berada di tengah. Ini sebagai penanda ujung hidung. Lalu beri garis-garis kecil untuk membentuk hidung,” jelas guru MTs yang berusia 24 tahun itu.

Menurutnya, melukis yang baik itu semirip mungkin dengan aslinya atau foto. Semisal foto atau orangnya pesek, harus apa adanya. Tidak boleh dimancungkan. ”Beda lagi kalau menggambar buah dan pemandangan. Beda sedikit dari aslinya tidak apa-apa,” bebernya.

Ditanya awal mula bisa menggambar, dia mengaku dari les privat. Setelah itu, dikembangkan sendiri. ”Les privat hanya empat kali pertemuan. Kalau suka nanti akan cepat bisa. Yang penting tahu dasarnya,” ungkapnya.

Lukisan karyanya di-posting di media sosial. Ternyata banyak yang suka. Dari situ banyak yang minta digambar wajahnya.

Dia pun mulai memang tarif. Dulunya Rp 50 ribu per wajah seukuran kertasnya A4. ”Untuk saat ini mulai Rp 175 ribu, Mas. Sudah terampil soalnya,” kata perempuan yang mengaku saat ini sedang menyelesaikan banyak orderan.

Cuan hasil karyanya bisa untuk membeli smartphone dengan spesifikasi yang mumpuni untuk buat video konten Youtube. ”Akhirnya saya lebih suka mengonten di Youtube. Banyak cuan soale,” katanya.

Dia juga pernah membuka kursus melukis di rumah. Muridnya mulai anak PAUD sampai SMP. (adr)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP