alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Perajin Jepara Kembangkan Batik Motif Macan untuk Perlengkapan Salat

29 April 2021, 14: 05: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

INOVATIF: Amrina Rosyida menunjukkan produknya berupa sajadah dan mukena dengan motif macan dan bergambar Masjid Mantingan kemarin.

INOVATIF: Amrina Rosyida menunjukkan produknya berupa sajadah dan mukena dengan motif macan dan bergambar Masjid Mantingan kemarin. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Beragam jenis perlengkapan salat terpajang di ruang tamu Amrina Rosyida. Mulai dari mukena hingga sajadah. Ciri khasnya, perangkat salat tersebut memiliki motif khas, tutul serupa corak macan tutul. Lantaran, ia tengah mengembangkan batik motif macan untuk perlengkapan salat.

Motif macan tersebut, dipadukan dengan motif khas Jepara. Berupa motif ukiran bunga maupun daun. Perlengkapan salat tersebut dijual dengan harga beragam.

Untuk sajadah, harganya mulai dari Rp 125 ribu. Sedangkan mukena harganya sekitar Rp 500 ribu. ”Tergantung bahan dan kerumitan membuatnya,” terang Amrina.

Baca juga: Dispendukcapil Grobogan Ramai Diserbu Calon Perangkat Desa

Ia menuturkan, selain memiliki ketertarikan terhadap macan, ia ingin menunjukkan identitas Jepara. Berupa macan kurung. Bila macan kurung biasa dibuat dalam bentuk ukiran, di tangannya, diubah dalam bentuk motif batik. ”Kami ambil berupa coraknya. Tutulnya saja. Karena bila digambar bentuknya akan membutuhkan ketelitian lebih,” terangnya.

Pengerjaannya tidak ia garap sendiri. Melainkan, ia menggandeng perajin batik di sekitar Jepara. Namun, tidak semua perajin batik. Melainkan hanya golongan yang bisa membatik, namun tidak bisa cara memasarkannya.

Meski begitu, motif dan desain ditentukan Amrina. Jadi, para pembatik tersebut tinggal mengikuti pola.

Selama Ramadan ini, Amrina juga menyediakan hampers. Isinya perlengkapan salat tersebut. Jumlahnya mengikuti keinginan konsumen. Uniknya, hampers tersebut dikemas dalam kemasan roti roll. ”Saat ini memang perlu inovasi. Kalau tidak akan kalah saing,” jelasnya.

Selain menjual perlengkapan salat, ia juga berinovasi ke produk lain. Seperti sarung, sprei, selendang bayi, dan taplak meja. Ciri khasnya sama. Yakni corak macan tutul di setiap produknya.

Usaha tersebut telah dirintisnya sejak tiga tahun lalu. Namun, saat itu sekadar kain batik yang dijual. Produknya ia jual secara online juga offline. Untuk yang offline, ia jual di rumahnya yang beralamat di RT 5/RW 5, Desa Kuwasen, Jepara. (rom)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP