alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Gagal Tunangan, Mergo Omongan Mantan

29 April 2021, 10: 16: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

Gagal Tunangan, Mergo Omongan Mantan

HUBUNGAN yang berjalan dua tahun harus kandas. Kartono (bukan nama sebenarnya) kembali menyendiri. Ditinggal pacarnya Sumi (bukan nama sebenarnya). Padahal mereka berencana tunangan bulan depan.

Kartono tak tahu apa sebab musababnya. Sumi tak lagi bisa dihubungi. Seminggu sudah mereka los kontak. Semua akun media sosial milik Sumi tak dapat diakses. Baik Facebook, WhatsApp, hingga Instagram. Semua diblokir.

Keduanya sempat bertemu sebulan lalu. Tak ada tanda-tanda yang aneh. Seperti biasa setiap malam Minggu mereka makan bersama di salah satu kafe yang ada di Kudus. Dari pukul 20.00-21.00. Yang dipungkasi dengan berfoto mesra di alun-alun.

Baca juga: Satlantas Jepara Rekam Pelanggar Lalin dengan Kamera Portable

Mereka pulang pukul 22.00. Kartono mengantarkan Sumi ke rumahnya. Dan setibanya di rumah, Kartono langsung pamit. Bersungkeman dengan kedua orang tua Sumi. Dan lantas budal ke rumah.

Setibanya di rumah itulah tak disangka ada chat masuk dari Sumi, pacar tercintanya. Sumi bertanya tentang satu nama, Karni. Mas kamu kenal Karni? Demikian isi chat Sumi. Membaca chat itu Kartono teringat suatu nama. Itu seperti nama mantannya.

Namun ia tak yakin apakah benar mantanya itu yang dimaksud. Sehingga untuk menenangkan Sumi, Kartono menjawab jika ia tak kenal. Dan pembahasan itu pun terhenti.

Tetapi tak disangka Sumi melangkah lebih jauh. Tanpa sepengetahuan lelaki yang berencana meminangnya itu, Sumi bertemu Karni. Itu karena Sumi diajak Karni. Dan diminta merahasiakan pertemuan mereka dari Kartono.

Mereka bertemu dua kali. Di sebuah rumah makan. Dari yang sekedar obrolan basa-basi menjurus ke sisi-sisi sensitif. Karni curhat ke Sumi. Menjelaskan sifat-sifat buruk Kartono. Yang sempat berpacaran dengannya empat tahun lamanya. Dari yang suka selingkuh hingga matre.

Obrolan itu bahkan tak berhenti di meja makan. Curhat Karni berlanjut di chat WhatsApp. Hampir setiap hari Sumi dicekoki omongan Karni. Semula Sumi tak percaya. Acuh dan cuek. Membalas ala kadarnya.

Namun seiring berjalannya waktu Sumi pun takluk. Perlahan dia percaya ke Karni. Terlebih Karni berpacaran dengan Kartono lebih lama. Dianggap lebih paham sifat Kartono. Juga karena Kartono dianggap telah membohonginya saat menyembunyikan status hubungannya dengan Karni di masa lalu.  Sumi pun mulai pikir panjang dan menjauhi Kartono. Hingga akhirnya mereka los kontak.

Padahal sejatinya tak demikian. Kartono telah tobat. Tak lagi seperti dulu. Namun Karni tak peduli. Dia kadung iri. Ceritanya dilebih-lebihkan. Sengaja ingin membubarkan hubungan Kartono-Sumi. (tos)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP