alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Hari Ini Dua Desa di Jepara Adakan Pilpet PAW, Mana Saja?

26 April 2021, 14: 56: 18 WIB | editor : Ali Mustofa

Hari Ini Dua Desa di Jepara Adakan Pilpet PAW, Mana Saja?

JEPARA – Dua desa di Jepara melaksanakan pemilihan petinggi atau kepala desa (Pilpet) pergantian antarwaktu (PAW) hari ini. Yakni Desa Tigajuru, Mayong, dan Desa Telukawur, Tahunan.

Pemilihan petinggi PAW dilaksanakan dalam musyawarah desa (musdes). di Desa Telukawur, Tahunan, dan Tigajuru, Kecamatan Mayong, digelar musyawarah desa pendahuluan hari ini (26/4).

Musdes itu terdapat beberapa agenda. Yakni penetapan calon petinggi berhak dipilih saat musdes dan pengundian nomor urut calon petinggi. Di masing-masing desa, saat ini telah terisi dua bakal calon petinggi.

Baca juga: Tak Ada Kunjungan Buyer Lagi, Hanya Nyetok Barang

Selain itu, ada agenda penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang berhak mengikuti musdes. Dibahas pula dalam musdes pendahuluan penetapan mekanisme pemilihan petingginya. “Bisa musyawarah mufakat atau pemungutan suara,” terang Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Edy Marwoto melalui Kabid Bina Pemerintahaan Desa Muh. Taufik.

Selanjutnya keputusan dari musdes pendahuluan dijalankan dalam musdes pelaksanaan. Itu digelar Kamis (29/4). Setelah diputuskan melalui musyawarah, nantinya calon petinggi diusulkan BPD ke bupati untuk dilantik. Meski sifatnya meneruskan jabatan petinggi sebelumnya, petinggi baru tetap dihitung sekali masa jabatan.

Kedua desa itu sebelumnya telah melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) Desember 2019 lalu. Namun, petinggi atau kepala Desa Telukawur, Tahunan, dan Tigajuru, Mayong, meninggal tahun lalu. Padahal masa jabatannya tersisa lebih dari setahun hingga 2025.

Regulasinya, bila terdapat kasus seperti itu, petinggi atau kepala desa yang berhenti atau diberhentikan dapat dilaksanakan pemilihan petinggi antarwaktu. “Untuk meneruskan masa jabatan petinggi atau kepala desa yang berhenti atau diberhentikan,” jelas Taufik. (rom)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP