alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Napi Kedungpane Semarang Kendalikan Jaringan Narkotika di Jepara

24 April 2021, 11: 04: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

Napi Kedungpane Semarang Kendalikan Jaringan Narkotika di Jepara

SEMARANG – Dua pengedar sabu-sabu diringkus petugas Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Jawa Tengah (Jateng). Untuk mengelabuhi petugas, sabu-sabu tersebut dikemas dalam bungkusan permen. Ironisnya, peredaran barang haram ini dikendalikan oleh seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane, Semarang.

Kepala BNNP Jateng Benny Gunawan mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan DS alias Bakso, 26, warga Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan/Kabupaten Jepara, Minggu (28/3) sekitar pukul 15.00. Barang bukti yang diamankan, dua paket sabu.

”Narkotika tersebut dikemas dalam bungkus permen seberat 0,6 gram. Tersangka berperan sebagai kurir," jelasnya kemarin.

Baca juga: Belajar Matematika dengan Bermain

Penangkapan bermula saat petugas mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi sabu di sekitar Benteng Portugis, Kecamatan Donorejo, Jepara. Selanjutnya petugas melakukan pemantauan hingga akhirnya mencurigai seseorang yang mengendarai sepeda motor sekitar pukul 23.30.

”DS diamankan saat hendak mengirimkan paket sabu. Setelah diinterogasi dan penggeledahan, ditemukan barang bukti tersebut," jelasnya.

Kemudian petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan. Hingga akhirnya mencurigai lagi seseorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy merah di pinggir jalan raya. Diduga laki-laki tersebut yang akan bertransaksi dengan tersangka DS.

”Setelah diamankan dan diinterogasi, DS mengakui sedang dipandu seseorang melalui telepon untuk mengambil paket narkotika jenis sabu yang disimpan di sela tiang telepon di pinggir jalan," paparnya.

Pria tersebut berinisial MR, 43, warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Jepara. Kemudian petugas BNNP Jateng melakukan penyisiran di sekitar tempat yang disebutkan tersangka MR.

”Tim berhasil menemukan satu paket sabu yang dibungkus plastik warna hitam dengan berat bruto 26 gram," bebernya.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di rumah tersangka MR. Ditemukan barang bukti lain berupa satu alat timbangan, satu pak plastik klip kecil, satu alat isap sabu atau bong, serta satu unit handphone. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor BNNP Jateng guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

”Pengakuan tersangka MR, ia diperintah seorang napi Lapas Kelas I Kedungpane Semarang bernama Andi Sutiyono alias Ganden, 47. Agar mengambil sabu tersebut, untuk diedarkan di wilayah Jepara dan sekitarnya," terangnya.

Dari pengakuan ini, kepala BNNP Jateng kemudian berkoordinasi dengan jajaran Lapas Kedungpane dan berhasil mengamankan Andi Sutiyono yang sedang menjalani vonis tujuh tahun. Saat ini, ketiga tersangka masih mendekam di sel tahanan BNNP Jateng untuk proses hukum selanjutnya.

Dia menambahkan, pada 2020, BNNP Jateng pernah menangkap kurir narkoba asal Cilacap di Benteng Portugis Jepara. Berhasil menyita 500 gram sabu yang akan dibawa ke Banyumas Raya.

”Menjelang dan selama Ramadan ini, BNNP Jateng dan BNNK se-Jateng meningkatkan skala operasi untuk mengantisipasi peredaran gelap narkotika," imbuhnya. (mha)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP