alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Disbudpar Kudus Petakan Tradisi Lokal untuk Jadi Event Tahunan

14 April 2021, 14: 19: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

POTENSI LOKAL: Warga sedang menghidangkan makanan khas kotokan menyambut Ramadan di sela tradisi bedug dandangan pada Senin sore (12/04) lalu.

POTENSI LOKAL: Warga sedang menghidangkan makanan khas kotokan menyambut Ramadan di sela tradisi bedug dandangan pada Senin sore (12/04) lalu. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus tengah menggali potensi lokasi kebudayaan saat Ramadan hingga syawalan. Penggalian kearifan lokal ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan.

”Kami mencari dan memetakan potensi yang ada saat ramadan hingga setelah syawal. Karena adat tersebut sudah menjadi kebiasaan di masyarakat,” ungkap Kepala Bidang Kebudayaan pada Disbudpar Kudus Lilik Ngesti.

Untuk pertama kali pihaknya telah mengkaji tradisi menjelang ramadan di Menara Kudus pada Senin (12/04) lalu. Tabuh bedug dandangan menjadi tradisi rutin menjelang bulan suci puasa. Dulunya media bedug itu, digunakan Sunan Kudus sebagai penanda besok harinya telah memasuki bulan puasa.

Baca juga: Operasi Miras Perlu Digencarkan di Luar Puasa

Di samping itu, di sela tradisi bedug dandangan juga ada makanan khas tradisional ketika menjelang Ramadan. Makanan tersebut punya nilai filosofi dan hanya dijumpai saat bulan ramadan.

”Seperti kue apem punya makna saling memaafkan. Intip ketan yang sifatnya rapat adalah bentuk kerapatan antarsesama,” ungkapnya.

Lilik menambahkan, di Kudus setiap wilayah pastinya mempunyai tradisi menjelang puasa hingga syawalan. Keberadaan tradisi tersebut, perlu digali dan dilestarikan kembali keberadaanya.

Kebudayaan yang baik itu diharapkan mampu merubah perilaku masyarakat sekitar. Sedangkan penerapannya, tidak hanya diwujudkan saat Ramadan. Namun bisa diterapkan pada hari setelah puasa maupun Lebaran.

Warisan nilai leluhur tersebut bisa menjadi daya tarik desa tersebut. Kebudayaan yang dirawat  dan dilestarakin akan menjadi Kudus kaya akan nilai-nilai kearifan lokal.

(ks/lid/gal/top/JPR)

 TOP