alexametrics
Minggu, 09 May 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Ramadan, Stok Elpiji Melon di Jepara Ditambah Jadi 800 Ribu Tabung

14 April 2021, 13: 41: 28 WIB | editor : Ali Mustofa

MASIH AMAN: Stok elpiji tiga kilogram di Kudus tak mengalami kekurangan. Pertamina pun menambah alokasi jadi 800 ribu tabung selama Ramadan dan Lebaran.

MASIH AMAN: Stok elpiji tiga kilogram di Kudus tak mengalami kekurangan. Pertamina pun menambah alokasi jadi 800 ribu tabung selama Ramadan dan Lebaran. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Alokasi elpiji tiga kilogram untuk Ramadan dan Lebaran ditambah 50 ribu tabung. Atau lima persen dari alokasi normal 750 ribu tabung. Itu untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti, melalui Kasi Fasilitasi Perdagangan Teddy Hermawan menjelaskan, alokasi elpiji tiga kilogram pada April dan Mei ditambah jadi 800 ribu tabung.

”Kalau larangan mudik tidak berpengaruh kebutuhan gas. Karena saat Lebaran tetap memasak dengan jumlah menu yang bermacam-macam, jadi tidak terlalu berpengaruh,” jelasnya.

Baca juga: Stres Akibat Renovasi, Hiu Sirip Hitam KOP Jepara Mati

Ia menjelaskan, alokasi elpiji tiga kilogram pada 2021 sebanyak 9,32 juta tabung. Sedangkan, realisasi penyaluran 2020 sebanyak 9,04 juta tabung. Pihaknya optimis dengan jumlah sebanyak itu, misalnya ada lonjakan yang tidak terduga, Pertamina akan menambah alokasi sesuai dengan permintaan pasar.

Sementara ini, penyaluran gas bersubsidi tersebut belum ditemukan kendala. Stok di setiap pangkalan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekitarnya. Kondisi secara umum relatif masih normal belum ada lonjakan yang signifikan.

 Ditambahkan, masyarakat tidak perlu memborong atau menimbun elpiji tiga Kilogram. Alokasi dua bulan ini cukup untuk Ramadan dan Lebaran. Jadi, jangan ada aksi membeli yang berlebihan.

Pengurus Hiswana Migas David Budi Agung mengatakan, elpiji tiga kilogram dipastikan aman. Permintaan saat ini juga belum menunjukkan adanya kenaikan yang tinggi. Masyarakat terlayani dan menjaga permintaan tetap stabil.

”Kami berharap, masyarakat juga membeli elpiji nonsubsidi. Paling tidak gas 5,5 kilogram. Secara keseluruhan kondisi cukup aman dan masih terkendali,” ungkapnya.

(ks/san/lid/top/JPR)

 TOP