alexametrics
Kamis, 22 Apr 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

PDAM Pati Bukukan Deviden Rp 2,14 Miliar

08 April 2021, 14: 35: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

DISERAHKAN: Bupati Pati secara simbolis memberikan hadiah kepada PDAM kemarin (7/4).

DISERAHKAN: Bupati Pati secara simbolis memberikan hadiah kepada PDAM kemarin (7/4). (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bening Kabupaten Pati melakukan pengundian hadiah ke pelanggan. Pelanggan itu yang melakukan pembayaran rutin di PDAM. Acara ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PDAM Tirta Bening ke-29.

Hadiah utama pengundian itu, dua unit sepeda motor. Pengundian itu berlangsung di Pendapa Kabupaten Pati kemarin (7/4). Direktur Utama (Dirut) Pati Bambang Soemantri dalam sambutannya mengatakan, tujuan acara ini untuk membangkitkan keinginan dan motivasi pelanggan agar penagihan tepat waktu. ”Total pelanggan kami 35.250 di Pati. Sedangkan yang berkesempatan mendapat undian 2.379,” ucapnya.

Undian itu hadiah drop nomor. Nomor undiannya diacak. Perwakilan Pemkab dan PDAM mengawali dan mengakhiri pengacakan undian tersebut. ”Nanti tombol stop akan ditekan setelah waktu yang ditentukan. Kemudian panitia bersama saksi memutuskan sah/tidak hasil undian itu,” imbuhnya.

Baca juga: Cari Rumput, Pria di Jepara Malah Temukan Mayat yang Sudah Membusuk

PDAM telah berubah nama dan bentuk hukum setelah ditetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 pada tujuh Desember 2019. Sehingga, sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah (Pemda). ”Selama 2016-2020 PDAM telah memperoleh laba untuk Pemda. Selain itu, berpartisipasi untuk memberikan kontribusi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Kami dinyatakan baik dan sehat serta diberikan dukungan penuh oleh Pemkab,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Pati Haryanto menambahkan, ini merupakan inovasi dari Dirut agar pelanggan membayar tepat waktu. Jika pelanggan membayar tepat waktu, PDAM akan mampu memberikan deviden ke pemda. ”Deviden itu nantinya secara tidak langsung akan kembali ke rakyat juga. Jumlah deviden tahun lalu sebanyak Rp 2,14 miliar. Rencananya pihak PDAM tahun ini menargetkan Rp 2,3 miliar,” tambahnya.

Meskipun sudah 29 tahun, Pemda baru mengelola selama 19 tahun. Ini lantaran sebelumnya PDAM bekerjasama dengan pihak ketiga selama 10 tahun.

Dalam sambutannya, Haryanto berpesan, pelanggan membayar lancar, airnya juga harus lancar. Karena pihaknya mendapati banyak keluhan kekurangan air. Terutama saat musim kemarau.

”Nanti kalau masih begitu, diseneni masyarakat. Sudah bayar tapi airnya kurang. Ini sebagai masukan agar bisa melayani masyarakat lebih baik lagi,” pesannya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya