alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

30 Tenaga Kependidikan IAIN Kudus Ikuti Pelatihan Jurnalistik

08 April 2021, 13: 08: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

SEMANGAT: Pemred Radar Kudus Zainal Abidin menyampaikan materi jurnalistik di IAIN Kudus kemarin. 

SEMANGAT: Pemred Radar Kudus Zainal Abidin menyampaikan materi jurnalistik di IAIN Kudus kemarin.  (IAIN KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Sebanyak 30 tenaga kependidikan IAIN Kudus dari berbagai fakultas, lembaga, dan unit mengikuti Workshop Jurnalistik dan Konten Kreatif di aula lantai IV gedung perpustakaan kampus setempat kemarin. Sebagai narasumber Pemred Jawa Pos Radar Kudus Zainal Abidin dan Bagus dari Djarum Photo Club.

Kepala Biro AUAK IAIN Kudus Dr. Karsa Sukarsa,M.M. dalam sambutan pembukaan acara itu menjelaskan kegiatan ini untuk meningkatkan minat dan kompetensi tenaga kependidikan dalam bidang jurnalistik.

"Yang penting nulis, permasalahan bagus tidaknya urusan nanti," ungkapnya.

Baca juga: Tak Sediakan RTH, Perusahaan Asing Ditegur Komisi DPRD Jepara

(IAIN KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Lebih lanjut Karsa menjelaskan melalui menulis berita kegiatan IAIN Kudus semakin banyak dikenal. Penilaiaan masyarakat luar itu melalui informasi yang ada. Sehingga perlu adanya kounter sebagai pengimbang atau menguatkan informasi yang ada.

Sebagai pemantik materi kejurnalisan, Zainal Abidin memaparkan dalam menulis berita jangan sampai opini penulis disajikan dalam berita. Semua harus real sesuai dengan informasi narasumber.

Cukup sederhana, dalam menulis berita yg perlu dipegang hanya 5W+1H. Di mana unsur tersebut sudah cukup dijadikan sebagai bahan menulis berita.

”Perlu diperhatikan juga, dalam menulis berita harus memiliki kriteria "rukun iman" saat menulis," terangnya.

Rukun Iman yang dimaksud adalah aktual, humanity, dramatik, proximity, prominance dan magnitude. Berita yang memiliki unsur terbut menjadi baik dan berkualitas.

Taufiqur Rois sebagai peserta dalam workshop menjadi terbantu melalui materi yang disampaikan. Ia menyampaikan, begitu banyak informasi baru yang dipahami. Seperti adanya ketentuan "rukun iman" dalam menulis berita.

Pada kesempatan yang sama Bagus Suroto selaku pemateri konten kreatif berbagi tips dan trik dalam teknik pengambilan foto. Bagus menyampaikan bahwa dalam publikasi berita perlu didukung dengan photo yang menarik yaitu foto yang memperhatikan komposisi dan pencahayaannya.

Dirinya menambahkan bahwa memotret tidak harus bagus tetapi harus bahagia. ”Karena dengan bahagia, maka akan menumbuhkan mood yang bagus dan hasil yang bagus pula,” ujarnya. 

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya