alexametrics
Sabtu, 10 Apr 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Dua Raperda Inisiatif Dewan Mulai Dibahas, Apa Saja?

07 April 2021, 17: 03: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

PIMPIN SIDANG: Ketua Bapemperda DPRD Grobogan Lusia Indah Artani ketika memimpin rapat pembahasan raperda inisiatif DPRD Kabupaten Grobogan Senin (5/4) lalu.

PIMPIN SIDANG: Ketua Bapemperda DPRD Grobogan Lusia Indah Artani ketika memimpin rapat pembahasan raperda inisiatif DPRD Kabupaten Grobogan Senin (5/4) lalu. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Grobogan membahas dua raperda inisiatif anggota dewan. Yaitu raperda pelayanan jamaah haji serta raperda koperasi dan UMKM Mikro.

Ketua Bapemperda DPRD Grobogan Lusia Indah Artani mengatakan, dua raperda inisiatif merupakan usulan hak dan kewenangan DPRD dalam proses penyusunan kebijakan daerah, khususnya pembentukan peraturan daerah.

”Kedua raperda telah dibahas bersama dengan SKPD terkait, tim penyusun Perda 2021, serta tim dari Kemenkumham sebagai tenaga ahli dan perancang,” katanya.

Baca juga: Retail Waralaba Perlu Menyerap Produk Lokal

DENGARKAN PENDAPAT: Anggota DPRD Grobogan dan OPD terkait mendengarkan pemaparan dua raperda inisiatif dewan.

DENGARKAN PENDAPAT: Anggota DPRD Grobogan dan OPD terkait mendengarkan pemaparan dua raperda inisiatif dewan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Lusia menjelaskan, latar belakang pengusulan raperda inisiatif penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan lebih optimal. Seperti pembentukan panitia haji, tenaga pembimbing, administrasi, dan pemberangkatan jamaah.

Sebab, penyelenggaraan haji dari pemerintah pusat mengurusi ketika berada di embarkasi, pemberangkatan sampai tanah suci Makkah. Kemudian sampai pulang ke embarkasi haji. Hanya sebatas itu.

”Untuk penyelenggaraan persiapan haji mulai pendaftaran, keberangkatan sampai embarkasi diatur oleh pemerintah daerah setempat,” ujar perempuan berkerudung yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI P Grobogan.

Sementara untuk raperda koperasi dan UMKM Mikro bertujuan agar pelaksanaanya lebih maksimal. Yaitu meningkatkan kinerja dari koperasi dan UMKM Mikro di Grobogan. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian dengan memudahkan izin, usaha, serta ada rapat pembahasan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

”Pembahasan dua raperda inisiatif ini telah selesai dan ada beberapa catatan pembenahan. Tetapi semua semua sudah disetujui untuk di paripurnakan menjadi perda,” terang dia.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya