alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Baru Masak, Kringgg…. Ditelepon Bank Jateng Purwodadi Dapat Xpander

07 April 2021, 16: 57: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

HADIAH UTAMA: Mona Januarita menerima hadiah tabungan Bima berupa mobil Xpander.

HADIAH UTAMA: Mona Januarita menerima hadiah tabungan Bima berupa mobil Xpander. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Mona Januarita sempat ragu ketika dihubungi Bank Jateng Cabang Purwodadi, bahwa dirinya mendapat undian hadiah mobil Xpander. Bahkan dia sempat bertanya berkali-kali untuk memastikan.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Purwodadi Windarti Puspitoningrum mengatakan, undian tabungan Bima periode II tahun 2020 itu menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah. ”Mudah-mudahan hadiah ini bisa bermanfaat,” paparnya. 

Selain itu, ada juga beberapa hadiah yang diundi. Seperti lima unit Yamaha N-Max. Masing-masing diraih oleh Sutini, Tri Haryantiningsih, Untari, Sihno, dan Sugeng Riyadi. Kemudian ada lima emas. Didapat oleh Muji Ayemi, Tatik Kristianingsih, Paryati, dan Ahmad Muarifin.

Baca juga: Bukukan 58 Ribu Ton, Produksi Tangkap Ikan di Pati Terbaik Se-Jateng

PEDULI: Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi menyerahkan beasiswa kepada perwakilan putra dan putri karyawan.

PEDULI: Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi menyerahkan beasiswa kepada perwakilan putra dan putri karyawan. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Penerima hadiah Mitsubishi Xpander, Mona Januarita mengaku tak menyangka mendapatkan hadiah tersebut. Saat dihubungi ia sedang memasak dan meyakinkan beberapa kali atas kemenangannya. ”Selama ini tujuannya nabung agar aman,” katanya.

Selain pemberian hadiah, dalam perayaan HUT ke-58 Bank Jateng, ada berbagai kegiatan. Seperti pemotongan tumpeng, penyerahan beasiswa ke putra putri pegawai, tabur ke makam direksi bank yang sudah meninggal, pemberian apresiasi ke insan seni (Alm.Gesang), gowes, hingga bantuan ke yatim piatu.

Dalam perjalanannya selama setahun lalu, Bank Jateng Cabang Purwodadi berhasil membukukan laba di atas 109,87 persen. Atau senilai Rp 81.709.662.000 dari target Rp 74.370.000.000.

Kemudian kredit mencapai 100,52 persen atau senilai Rp 1.273.223.311.000 dari target Rp 1.254.100.000.000. Dana pihak ketiga mencapai 81 persen atau senilai Rp 736.431.973 target 908.500.000.

Sedangkan return on asset (ROA) 6,48 persen, net interest margin (NIM) 8,4 persen, biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 54,04 persen dan non performing loan (NPL) 0,79 persen.

”Disimpulkan target dari sisi DPK mengalami peningkatan dibanding tahun lalu tapi tidak bisa memenuhi rencana. Karena pandemi Covid-19 berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan kegiatan usaha,” jelasnya. 

(ks/int/lid/top/JPR)

 TOP