alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Pelatihan Metopen untuk Samakan Persepsi

05 April 2021, 14: 43: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

MENYIMAK: Dosen FTIK Unisnu Jepara mengikuti pelatihan metodologi penelitian yang digelar belum lama ini.

MENYIMAK: Dosen FTIK Unisnu Jepara mengikuti pelatihan metodologi penelitian yang digelar belum lama ini. (UNISNU FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar pendidikan dan pelatihan dosen (22-25/3). Pelatihan itu bertujuan untuk menyamakan persepsi juga sebagai upaya memperdalam metodologi penelitian bagi dosen. Terutama dosen baru di FTIK.

Kegiatan tersebut bertajuk “Metodologi Penelitian bagi Dosen”. Dalam kegiatan tersebut, narasumbernya Dr Mustaqim, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Serta berlangsung selama empat hari.

Pesertanya seluruh dosen program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara. Sekitar 15 orang.

Baca juga: Bupati Pati Dorong Wartawan Ikuti Uji Kompetensi

Hasil pelatihan itu dapat diaplikasikan dalam pembimbingan skripsi mahasiswa. “Saya berharap pelatihan ini diikuti dengan sungguh-sungguh. Agar menambah pengalaman dan wawasan,” terang Mahalli, Dekan FTIK Unisnu Jepara.

Pelatihan diawali dengan pengenalan konsep dasar metodologi penelitian. Pada akhir sesi hari pertama, narasumber memberikan tugas kepada peserta untuk melakukan telaah terhadap skripsi yang sudah ada dan akan dikupas pada hari berikutnya.

Di akhir kegiatan, narasumber berpesan dosen wajib menguasai metodologi penelitian. Karena itu salah satu kewajiban dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi. Yaitu melakukan penelitian. “Saya berharap pelatihan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan. Serta menghasilkan penelitian berkualitas,” ungkap Mustaqim, narasumber pelatihan tersebut.

Terpisah, Ahmad Saefudin, ketua panitia menyatakan kegiatan itu penting untuk meningkatkan kualitas riset di kampus. Ditambah, status Program Studi PAI Unisnu Jepara terakreditasi A. Sebab itu, dosen perlu mengasah kecakapan metodologi riset. Supaya gagasannya tidak hanya dinikmati mahasiswa di dalam kelas.

”Publikasi ilmiah di jurnal bereputasi mustahil terwujud tanpa ditopang keterampilan menulis," ujarnya. (rom)

(ks/him/top/JPR)

 TOP