alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

DPRD Belum Terima Surat Rekomendasi Calon Wakil Bupati Jepara

DPC Tetap Serahkan Putusan ke DPP

05 April 2021, 10: 55: 22 WIB | editor : Ali Mustofa

DPRD Belum Terima Surat Rekomendasi Calon Wakil Bupati Jepara

JEPARA – DPRD Jepara hingga kini belum menerima surat rekomendasi terkait permohonan pengisian wakil bupati.

Ketua DPRD Jepara Haizul Ma'arif mengungkapkan pihaknya belum mengagendakan paripurna pemilihan wakil bupati Jepara. Pasalnya belum ada satu pun surat yang masuk ke dewan terkait permohonan pengisian wakil bupati. Beserta dua nama yang direkomendasikan partai pengusung. Terkait tiga nama yang selama ini beredar ia tak menampik ada komunikasi politik dengan para anggota dewan. ”Itu internal partai,” katanya.

Sementara soal pengisian Wabup, semestinya ada dua nama yang direkomendasikan partai pengusung melalui Bupati Jepara. ”Sebelum ada surat yang masuk, kami belum bisa bersikap,” tuturnya.

Baca juga: Fraksi PKB Kudus Dorong Perda Ponpes Segera Dibuat

Hasil komunikasi politik tiga calon wakil bupati dengan fraksi-fraksi di DPRD Jepara dikirim DPC PDI Perjuangan Jepara ke DPP PDI Perjuangan belum lama ini.

Dalam surat instruksi DPP PDIP ditetapkan tiga nama sebagai calon Wakil Bupati, yaitu Siti Aizatin, Mulyaji, dan Andi Rokhmat. Terkait tiga nama yang sudah beredar di publik, Ketua DPRD Jepara akan menyikapinya saat surat dari DPC PDIP sudah masuk ke DPRD. Seharusnya yang diusulkan dua nama seperti yang diatur dalam UU No. 10 Tahun 2016.

Dalam UU itu dijelaskan dalam pasal 176 ayat 2 Partai Politik atau gabungan Partai Politik oengusung mengusulkan dua orang calon wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil walikota kepada DPRD melalui gubernur, bupati, atau walikota, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD. Sementara nama yang ditetapkan DPP PDI Perjuangan tiga nama.

Hal lain, DPC beralasan surat yang dikirim DPP tembusan hanya kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jepara dan para calon. Tidak ada kepada bupati Jepara dan DPRD Jepara.

Dalam surat itu selain berisi penetapan calon wakil bupati dari partai, juga ada instruksi ketiga calon untuk menggalang dukungan dan menjalin komunikasi politik kepada fraksi-fraksi di DPRD Jepara. Hasil penggalangan dukungan itu diminta untuk dilaporkan selambat-lambatnya sepekan usai surat dikeluarkan atau Jumat (2/4).

Instruksi itu langsung ditandatangani Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur P. Nababan dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Tembusan kepada Ketua Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jepara, dan ketiga calon yang bersangkutan.

Ketiganya ini sudah melakukan komunikasi politik dan penggalangan dukungan kepada masing-masing fraksi di DPRD Jepara. Hasil dukungan itu telah diterima Sekretaris DPC PDI Perjuangan Junarso belum lama ini.

”Hasil komunikasi para cawabup politik dengan fraksi di dewan akan kami kirim ke DPP PDI Perjuangan. Yang bisa menetapkan calon DPP,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Andang Wahyu T kemarin.

Menurut Andang, surat yang dikirim DPP PDI Perjuangan tertanggal 27 Maret itu masih tahap di internal partai. Dalam surat itu tidak ada tembusan kepada bupati Jepara dan DPRD Jepara.

Jika nanti ada surat turun lagi dari DPP terkait penetapan calon wakil bupati, lanjutnya, dia akan lihat dulu intruksinya. Kalau dalam surat itu ada perintah untuk disampaikan ke DPRD dan bupati Jepara maka dirinya akan menyampaikan.

Sementara itu dalam wawancara sebelumnya Bupati Jepara Dian Kristiandi mengaku tinggal melaksanakan instruksi partai. Untuk saat ini partai baru menginstruksikan para calon wakil bupati. "Sebagai kader partai ya apapun keputusan dan instruksinya saya jalankan," tandasnya. 

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP